Polisi Ambil Sampel 2 Karung Beras Ditimbun di Depok untuk Penyelidikan

ADVERTISEMENT

Polisi Ambil Sampel 2 Karung Beras Ditimbun di Depok untuk Penyelidikan

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 01 Agu 2022 13:10 WIB
Beras Depok
Temuan beras bansos membusuk yang ditimbun di Depok. (Dwi Rahmawati/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Depok menyelidiki temuan beras bansos membusuk yang ditimbun di Jatikarya, Sukmajaya, Kota Depok. Polisi saat ini mengamankan sebagian karung beras sebagai sampel untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Yang diamankan 2 karung beras untuk sampel," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat dihubungi detikcom, Selasa (1/8/2022).

Zulpan mengatakan pihak Poldres Metro Depok juga telah meminta keterangan sejumlah pihak terkait temuan beras bansos yang ditimbun ini. Hari ini, polisi juga meminta keterangan dari pihak JNE.

"Hari ini baru akan kita klarifikasi resmi," ujar Zulpan.

Sebelumnya polisi telah meminta konfirmasi kepada JNE terkait beras berkarung-karung yang ditimbun itu.

"Dari konfirmasi di lapangan, JNE mengakui yang nimbun memang JNE," ujarnya.

Polisi Koordinasi dengan Dinsos Depok

Selain itu, pihak Polres Metro Depok juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Depok terkait temuan beras ditimbun tersebut. Dari hasil koordinasi, Dinssos Depok tidak pernah bekerja sama dengan JNE untuk penyaluran bansos.

"Hasil kordinasi dengan Dinsos Kota Depok bahwa Dinsos Kota Depok tidak pernah menggunakan jasa JNE untuk pengiriman bahan sembako untuk wilayah Kota Depok. Untuk pengiriman beras yang menggunakan jasa JNE adalah Kemensos RI kerja sama dengan BULOG," ujar Zulpan.

Zulpan menjelaskan pihaknya saat ini tengah menyelidiki lebih lanjut terkait temuan beras ditimbun di Depok ini. Polisi akan memintai keterangan pihak-pihak terkait untuk menyelidikinya.

Sebelumnya, polisi telah memintai keterangan Rudi Samin, pemilik tanah yang lahannya digunakan untuk parkir mobil JNE. Rudi Samin awalnya mendapatkan informasi terkait beras bansos yang ditimbun itu dari pria inisial S.

"Saudara S adalah mantan karyawan JNE yang telah dikeluarkan oleh JNE terkait dengan tindak pidana," ungkap Zulpan.

Lihat video 'Sederet Fakta soal Penemuan Beras Bansos Terkubur di Depok':

[Gambas:Video 20detik]



Baca di halaman selanjutnya: penjelasan pihak JNE.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT