Tanpa Nomor Kependudukan, Anak Jalanan Sulit Akses Pendidikan

ADVERTISEMENT

Tanpa Nomor Kependudukan, Anak Jalanan Sulit Akses Pendidikan

Brillyan Vandy Yansa - detikNews
Minggu, 31 Jul 2022 18:06 WIB

Dari situ, melalui yayasan yang didirikannya, Adi pun mulai mengurus satu per satu identitas "anak-anaknya". Kasih, salah satu anak jalanan yang tinggal di Yayasan Sanggar Senja pun tidak ketinggalan. Sebagai anak yang baru saja bergabung di yayasan, ia pun perlu segera memiliki tanda pengenal.

"Nama aku Kasih, umur aku sebelas tahun, kelas tiga SD. Aku dibuang sama mama aku di air mancur, terus aku ditemui orang. Orangnya menyerahkan ke dinas sosial, terus aku disini," kata Kasih kepada tim Sosok.

Jika memang sekolah formal membutuhkan identitas kependudukan sebagai syarat penerimaan, maka Kasih terancam kehilangan cita-citanya.

"Cita-cita aku ingin menjadi dokter. 'Kenapa?' Biar bisa nolong orang," lanjutnya.

Namun, Adi Supriadi tidak tinggal diam. Dengan berbagai cara ia mengusahakan agar anak-anak yang ditampungnya memiliki nomor kependudukan. Olehnya, anak-anak itu disatukan dalam satu 'Kartu Keluarga" yang dinaungi oleh Yayasan Senja.

Ya saya sendiri juga tidak punya akta kelahiran, anak-anak saya perjuangin, saya kasihan sama anak-anak. Saya perjuangkan buat 120 anak. Tahun 2018, 120 anak bebasin akta kelahiran, gratis. Walaupun kita mestinya bayar di Dukcapil. Tapi alhamdulillah, sekarang mereka sudah dapat akta kelahiran, NIK juga ada, Kartu Keluarga Senja juga ada," Tutupnya.


(vys/vys)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT