ADVERTISEMENT

Wanti-wanti BMKG soal Potensi Tsunami di Cilacap

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 30 Jul 2022 06:21 WIB
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati
Foto: Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Posisi geografis Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah yang berada di garis Pantai Selatan Jawa, serta menghadap langsung zona tumbukan lempeng antara Lempeng Samudra Hindia dengan Lempeng Eurasia, disebut sangat rentan akan bencana gempa bumi dan tsunami. Bahkan BMKG mengungkapkan skenario terburuk yang berpotensi terjadi yakni gempa bumi dengan kekuatan M 8,7 pada zona megathrust dan tsunami dengan ketinggian lebih dari 10 meter.

Hal ini disampaikan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, seperti dikutip detikcom dari situs resmi BMKG, Jumat (29/7/2022). Dwikorita menyampaikan penjelasan itu saat membuka kegiatan sekolah lapang gempa bumi (SLG) untuk masyarakat di kawasan pesisir Cilacap, yang digelar Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banjarnegara pada Rabu (27/7).

"Dari hasil pemodelan tsunami dengan skenario terburuk, dikhawatirkan berpotensi terjadi tsunami dengan ketinggian lebih dari 10 m di Pantai Cilacap sebagai akibat dari gempa bumi dengan kekuatan M = 8,7 pada zona megathrust dalam tumbukan lempeng tersebut," ungkap Dwikorita.

Oleh sebab itu Dwikorita juga meminta pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat setempat untuk bersikap siap terhadap skenario terburuk. Dia menegaskan prakiraan skenario terburuk itu bukanlah ramalan, tapi merupakan hasil kajian ahli dan pakar.

Meski demikian, kajian itu tak dapat memastikan kapan bencana terjadi. Dwikorita menjelaskan hingga saat ini belum ada satu pun teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa.

"Perhitungan skenario terburuk tersebut merupakan acuan untuk mempersiapkan langkah-langkah mitigasi. Sehingga andaikata terjadi gempa bumi dan tsunami sewaktu-waktu, pemerintah dan masyarakat sudah siap dan tahu apa-apa saja yang harus dilakukan," ujarnya.

"Termasuk kapan dan ke mana harus berlari menyelamatkan diri secara mandiri atau kelompok," imbuh dia.

Simak video 'Jawa Berawan & Sumatra Hujan, Cek Kota Anda di Sini!':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT