7 Fakta Bangunan Roboh di Jakpus Tewaskan 1 Warga

ADVERTISEMENT

7 Fakta Bangunan Roboh di Jakpus Tewaskan 1 Warga

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 29 Jul 2022 22:10 WIB
Bangunan semi permanen berlantai tiga ini ambruk pada Kamis (28/7) sore, dua orang luka dan satu orang meninggal dunia. Begini kondisi terkini rumah ambruk di Johar Baru.
Foto: Bangunan semi permanen berlantai tiga ini ambruk pada Kamis (28/7) sore (Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Sebuah bangunan roboh terjadi di Johor Baru, Jakarta Pusat (Jakpus). Kejadian tersebut hingga menelan korban jiwa.

Berdasarkan informasi dari akun Instagram Damkar DKI Jakarta @humasjakfire, bangunan roboh tersebut terjadi pada Kamis (28/7/2022). Titik kenal peristiwa itu terletak di Jalan Rawa Sawah II, Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, dengan titik kenal Pasar Gembong.

Sebanyak 21 petugas pemadam kebakaran sudah dikerahkan di lokasi untuk evakuasi. Evakuasi bangunan runtuh itu dilakukan sejak pukul 16.35 WIB, kemarin.

"Operasi evakuasi bangunan runtuh dimulai pukul 16.35 WIB. 1 unit LFT, 3 unit light rescue, dan 1 unit collapsible beserta 21 personel dikerahkan di TKP," tulis Damkar.

detikcom pada Jumat (29/7/2022) merangkum sejumlah fakta insiden bangunan roboh yang menelan korban jiwa itu. Berikut ini fakta-faktanya:

1. Satu Korban Tewas

Perwira Piket Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Unggul Wibowo, mengatakan ada tiga orang menjadi korban dalam insiden tersebut. Salah seorang di antaranya meninggal dunia.

"Tiga korban itu, 1 laki-laki, 2 wanita, yang satu laki-laki itu dapat menyelamatkan diri, yang 2 wanita kita evakuasi. Kondisinya yang pertama kita evakuasi adalah wanita sudah meninggal. Yang kedua wanita juga alhamdulillah masih bernyawa, setelah kita lakukan evakuasi korban," kata Unggul.

2. Kasus Diselidiki Polisi

Proses evakuasi bangunan roboh di Jalan Rawa Sawah 2, Johar Baru, Jakpus, telah selesai. Polisi mendalami kasus robohnya rumah tersebut.

"Setelah ini kita tidak bisa sampai selesai karena akan diambil oleh pihak kepolisian untuk diselidiki penyebabnya. Tugas damkar hanya mengevaluasi korban jiwa, kedua baru harta benda," kata Perwira Piket Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Unggul Wibowo di lokasi, Kamis (28/7).

"Ini akan diambil alih oleh pihak kepolisian. Nanti Puslabfor akan mengambil alih diselidiki penyebab runtuhan gedung ini," imbuhnya.

Unggul mengatakan proses evakuasi berlangsung sekitar 4 jam. Tim Gulkarmat tiba di lokasi pukul 16.30 WIB. Pihaknya sempat terkendala aliran listrik yang masih menyala saat akan melakukan evakuasi.

Setelah menunggu 20 menit untuk memadamkan listrik, selanjutnya dilakukan evakuasi terhadap korban dan benda berharga. Proses evakuasi pun selesai pada pukul 21.06 WIB. Unggul menuturkan sebanyak 5 unit dan 30 personel diturunkan dalam proses evakuasi.

Simak 5 fakta lainnya di halaman selanjutnya:



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT