ADVERTISEMENT

Pemkot Jakpus Jelaskan soal Galian Diduga Penyebab Bangunan Roboh

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 29 Jul 2022 10:19 WIB
Proses evakuasi bangunan roboh di Jalan Rawa Sawah 2, Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat (Jakpus) telah selesai. Penyebab robohnya rumah tersebut didalami polisi. (Wildan Noviansah/detikcom)
Foto: Proses evakuasi bangunan roboh di Jalan Rawa Sawah 2, Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat (Jakpus) telah selesai. Penyebab robohnya rumah tersebut didalami polisi. (Wildan Noviansah/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat buka suara mengenai dugaan proyek galian saluran air yang menjadi penyebab bangunan di Johar Baru roboh. Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat, Mustajab mengatakan proyek itu dijalankan oleh Suku Dinas Perumahan Jakarta Pusat.

"Itu wilayah Pasar Gembrong masuk dalam Pergub 90. Sehingga pekerjaan itu dilakukan oleh Sudin Perumahan. Bukan SDA," kata Mustajab saat dikonfirmasi, Jumat (29/7/2022).

Mustajab menuturkan hal tersebut sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) 90 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Permukimam dalam Rangka Penataan Kawasan Permukiman Terpadu. Dia juga membenarkan saat ini proyek tersebut tengah berlangsung di sekitar lokasi bangunan roboh tersebut.

"Memang iya, pengerjaannya di RW 6 Kampung Rawa Sawah 2" ujarnya.

Sebagaimana diketahui, sebuah bangunan di Jalan Rawa Sawah 2, Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat dilaporkan roboh sore tadi. Ketua RW setempat, Syafrudin menduga bangunan roboh karena proyek galian Pemprov.

"Kebetulan ini ada proyek (galian). Untuk galian pembenaran selokan dari Pemprov Dinas, kalau faktor itu (penyebab galian) kemungkinan ya pasti, cuman memang konstruksi rumah ini sudah ya gitu deh," kata Syafrudin di lokasi, Kamis (28/7).

Syafrudin mengatakan proyek galian tersebut dilakukan untuk memperlebar dan memperbaiki saluran air di sana.

"Buat pelebaran untuk memperbaiki saluran mengganti yang baru," ujarnya.

Syafrudin mengatakan galian tersebut dibangun di sekeliling rumah yang roboh, karena posisi rumah yang berada di persimpangan jalan.

"Iya ini soalnya di hook. Otomatis setengahnya galian soalnya kan ini perbatasan dengan pondasi. Ini rumahnya dua setengah lantai," jelasnya.

Sementara itu, Perwira Piket Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Unggul Wibowo, mengatakan pihaknya masih belum bisa memastikan dugaan robohnya bangunan tersebut. Dugaan sementara pondasi bangunan tidak kuat.

"(penyebab karena galian) nah itu saya belum bisa pastikan," kata Unggul.

"Saat kita melakukan evakuasi, kita gempur, itu memang bangunan itu rapuh. Jadi putih semua tadi kan lihat, jadi rapuh itu tadi tuh lantai paling atas tuh keramiknya," ucapnya.

Simak Video 'Satu Orang Tewas Tertimpa Bangunan Ambruk di Johar Baru Jakpus':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/maa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT