Ganti Autodebit BPJS Kesehatan di Mobile JKN Nggak Sampai 5 Menit

ADVERTISEMENT

Ganti Autodebit BPJS Kesehatan di Mobile JKN Nggak Sampai 5 Menit

Hanifa Widyas - detikNews
Jumat, 29 Jul 2022 16:53 WIB
Peserta BPJS Kesehatan
Foto: dok. BPJS Kesehatan
Jakarta -

Seorang karyawan bernama Roland Kaimat (32) telah mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan dari Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Ia mengaku sangat beruntung sebab didaftarkan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

"Puji Tuhan untung ada Program JKN dan saya sudah terdaftar dari tempat saya kerja. Dengan begitu, saya dan keluarga mendapat perlindungan kesehatan dan tidak perlu khawatir jikalau sakit. Kebetulan istri saya juga akan melahirkan sehingga pas banget ada kartu JKN. Saya jadi tenang tentang biaya persalinan karena saya yakin asal ikut prosedur, semua ditanggung Program JKN," ujar Roland dalam keterangan tertulis, Jumat (29/7/2022).

Diketahui Roland mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan untuk berkonsultasi perihal perubahan bank autodebit. Ia nampak semringah setelah mengetahui bank autodebitnya dapat diubah dengan Mobile JKN. Tidak sampai lima menit, Roland sudah selesai mengubah pilihan bank autodebitnya melalui handphone-nya.

"Dari kantor tempat saya kerja sudah mengubah rekening untuk pembayaran gaji sehingga autodebit sebelumnya mau saya ubah ke rekening bank gaji saya yang baru. Ternyata semudah itu dan hanya melalui Mobile JKN," ucapnya dengan tersenyum.

Tidak hanya itu, Ronald juga berbagi pengalaman saat biaya opname dan administrasi rumah sakit milik sang ibu ditanggung oleh Program JK. Ia mengaku sangat beruntung ibunya telah terdaftar sebagai peserta JKN.

Kala itu, ibunya harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit TC Hillers. Menurut Ronald, pelayanan yang didapat dari rumah sakit juga sangat baik karena dokter dan perawat benar-benar memperhatikan kondisi pasiennya.

"Saya benar-benar merasa terbantu dengan adanya program ini, pengobatan mama saya juga pada saat itu tidak ditarik sepeser pun. Hanya waktu itu pernah dirawat di Rumah Sakit Kewapante naik kelas rawat sehingga membayar selisih, tetapi kalau sesuai kelas tidak ada biaya lain. Hal itu menjadikan pengalaman yang membuat saya semakin sadar akan pentingnya jaminan kesehatan. Kakak saya juga karena wiraswasta saya daftarkan secara mandiri dan saya rutin bayarkan setiap bulan dengan cara autodebit sehingga tidak lupa untuk membayar kewajiban sebagai peserta BPJS Kesehatan," tutup Roland.

Simak juga 'Dirut BPJS Heran: Bayar Rokok Rp 150 Ribu Bisa, Iuran Rp 42 Ribu Berat':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT