ADVERTISEMENT

Tak Berizin, Penampungan 'Bangkai' Pesawat di Kemang Bogor Disegel

Muchamad Sholihin - detikNews
Jumat, 29 Jul 2022 12:01 WIB
Gudang kuburan pesawat di Bogor disegel
Foto: Gudang 'kuburan' pesawat di Bogor disegel (Dok. Istimewa)
Bogor -

Satpol PP Kabupaten Bogor menyegel gudang penyimpanan pesawat bekas di Jalan Parung-Bogor, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Penyegelan dilakukan karena gudang tersebut dianggap tidak memiliki izin operasional.

"Iya (disegel). Karena perizinan belum lengkap. Kemarin PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Satpol PP Kabupaten Bogor sudah melaksanakan kewenangannya melakukan penghentian sementara kegiatan, karena izin dari pemerintah daerahnya belum ada," kata Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Bogor Wawan Darmawan, Jumat (29/7/2022).

"Jadi pemanfaatan di lapangannya adalah sebagai gudang penyimpanan dan itu tidak berizin (dari Pemkab Bogor), yang ada hanya izin lokasi melalui OSS (Online Single Subbmission) dari pusat. Jadi harus tetap ada izin dari wilayah, baru bisa operasi," terangnya.

Sementara itu, pemilik gudang penampungan pesawat bekas, kata Wawan, akan dimintai klarifikasinya oleh Satpol PP pada Senin (1/8) pekan depan.

"Nanti kita lihat Hari Senin, kalau memang sudah lengkap, nanti kita akan diskusikan dengan pimpinan, tindaklanjutnya seperti apa. Jadi akan klarifikasi lagi soal data-datanya, karena saat kita ke lapangan hanya ada pengelola saja, pemiliknya tidak ada di lokasi," sebut Wawan.

Wawan menjelaskan, petugas Satpol PP Kabupaten Bogor mendatangi lokasi gudang penampungan pesawat bekas di Jalan Raya Parung-Bogor, Desa Hambulu, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor usai kehebohan truk pengangkut pesawat mengakibatkan kemacetan di Jalan Raya Parung-Bogor tiga hari lalu. Setelah didatangi, kemudian terungkap bahwa gudang penampungan pesawat bekas tersebut belum memiliki izin operasional dari Pemkab Bogor hingga akhirnya terpaksa disegel.

"Saya lihat masih ada ya potongan pesawat, cukup banyak, termasuk potongan pesawat yang kemarin bikin heboh itu juga ada di dalam," sebut Wawan.

"Itu memang gudang penyimpanan pesawat bekas. Jadi pesawat-pesawat yang sudah tidak dimanfaatkan, kemudian dibeli, disimpan disitu. Nanti dijadikan apa gitu oleh pengelolanya atau sama pemilik. Apakah dijual kembali, dibuat tempat kuliner. Jadi dijual jika ada pesanan," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan kemacetan di Jl Raya Parung-Bogor viral di media sosial. Kemacetan terjadi karena adanya truk yang mengangkut bagian pesawat.

Kades Jampang, Parung, Kabupaten Bogor, Wawan, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (26/7), pukul 06.45 WIB. Wawan membenarkan adanya kemacetan akibat truk trailer yang mengangkut pesawat.

"Itu memang benar kejadiannya, informasi warga saya itu kejadian macet di jalan Raya Jampang karena ada truk angkut pesawat. Kejadiannya itu tadi pagi, jam 06.45. Jadi bukan pesawat nyangkut di jalan, ya, tapi memang sedang diangkut pakai truk trailer gitu," kata Wawan ketika dimintai konfirmasi, Selasa (26/7).

"Saya juga bingung kenapa dia angkut siang begitu, biasanya nggak siang. Ditambah lagi kondisi pertigaan Jampang itu kan sedang ada perbaikan jalan, jalur di situ juga lagi ada contraflow sebagian," tambahnya.

Simak Video 'Truk Angkut Pesawat Lewat Bikin Jalanan di Parung Tersumbat':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT