ADVERTISEMENT

Kosmetik Ilegal dan Kedaluwarsa Disita Loka POM Kabupaten Tangerang

Khairul Maarif - detikNews
Kamis, 28 Jul 2022 18:39 WIB
Loka POM Kabupaten Tangerang menyita puluhan kosmetik yang beredar tanpa izin dan sudah kedaluwarsa yang didapat dari tiga toko di Kecamatan Curug. (dok Istimewa)
Foto: Loka POM Kabupaten Tangerang menyita puluhan kosmetik yang beredar tanpa izin dan sudah kedaluwarsa yang didapat dari tiga toko di Kecamatan Curug. (dok Istimewa)
Tangerang -

Loka POM Kabupaten Tangerang menyita puluhan kosmetik yang beredar tanpa izin dan sudah kedaluwarsa. Puluhan kosmetik ini didapati dari tiga toko yang beroperasi di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kepala Loka POM Kabupaten Tangerang Wydia Savitri mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan ketiga toko tersebut pada Senin (25/7/2022). Atas temuan ini kosmetik tersebut disita dan tokonya diberi teguran administrasi.

"Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan 31 item kosmetik tanpa izin edar dan 6 item kosmetik kedaluwarsa dengan nilai ekonomi di perkirakan sebesar Rp 6.424.000 lalu kita sita untuk dimusnahkan," katanya kepada wartawan, Kamis (28/7).

"Terhadap sarana yang menjual kosmetik kita berikan pembinaan dan sanksi administrasi berupa peringatan keras," imbuhnya.

Menurutnya, kosmetik yang tanpa izin edar dan kedaluwarsa itu tidak hanya produk lokal tetapi juga ada produk luar negeri. Selain itu, dari total item itu terdapat ratusan buah yang disita.

Loka POM Kabupaten Tangerang menyita puluhan kosmetik yang beredar tanpa izin dan sudah kedaluwarsa yang didapat dari tiga toko di Kecamatan Curug. (dok Istimewa)Loka POM Kabupaten Tangerang menyita puluhan kosmetik yang beredar tanpa izin dan sudah kedaluwarsa yang didapat dari tiga toko di Kecamatan Curug. (dok Istimewa)

"Total 168 buah produk impor dari China dan 227 buah produk lokal," ujar Wydia.

Ia menyebut produk lokal ini didapatkan para pedagang dari sebuah pasar di Jakarta. Wydia menegaskan jika setelah penemuan ini pemilik toko tetap berdagang lagi barang yang sama akan ada sanksi tegas yang menanti.

"Infonya dibeli dari Pasar Pagi Asemka Jakarta. Tentunya jika kemudian hari melakukan pelanggaran yang sama, akan diberikan sanksi yang lebih berat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ungkapnya.

Dalam kesempatan ini Wydia juga menghimbau kepada para masyarakat yang menjadi konsumen kosmetik untuk diperhatikan lagi produk yang dibelinya. Menurutnya, masyarakat harus dapat menjadi konsumen yang cerdas dengan tetap mengecek kedaluwarsa atau izin edarnya.

"Mari menjadi konsumen yang cerdas dengan memilih kosmetik aman sebelum digunakan dengan menerapkan CEK KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa)," jelasnya.

Simak juga 'Polres Sleman Ringkus Kurir Sabu Jaringan Internasional':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT