ADVERTISEMENT

DPRD DKI Jakarta Kunjungi IKN Nusantara, Ada Apa?

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 28 Jul 2022 15:14 WIB
Apa Itu IKN Nusantara? Pengertian dan Tujuannya untuk Indonesia
Desain Istana Negara di Ibu Kota Baru (Dok. Instagram Nyoman Nuarta)
Jakarta -

Enam anggota DPRD DKI Jakarta yang tergabung dalam panitia khusus (pansus) Jakarta pasca-pemindahan Ibu Kota Negara berkunjung ke titik nol IKN Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Agenda kunjungan berlangsung selama tiga hari sejak kemarin.

Kunjungan itu dibenarkan oleh anggota Pansus Jakarta pasca-pemindahan IKN, Abdul Aziz. Selain Aziz, anggota lainnya yang menyambangi IKN Nusantara adalah Jamaludin Lamanda, Nasrullah, M Taufik Zoelkifli, dan Oman Rakinda.

"Kemarin sore sampai di sini, hari ini pagi kunjungan ke DPRD kota Samarinda, kemudian ini kita lagi break 'ishoma', setelah ini mau kunjungan ke titik 0 Km IKN," kata Aziz saat dihubungi, Kamis (28/7/2022).

Aziz menjelaskan tujuan kedatangannya ke IKN Nusantara. Aziz menyebut pansus hendak memastikan pembangunan IKN terus diproses. Dengan begitu, pansus bisa memberikan rekomendasi kepada pemda mengenai kelanjutan Jakarta usai tak lagi menjadi Ibu Kota.

"Kami ingin meyakinkan diri bahwa IKN ini sedang diproses atau cepat diproses, karena semakin cepat diproses, toh kita DKI juga harus semakin cepat mempersiapkan segala sesuatunya pasca-IKN ini," jelasnya.

Selain itu, rombongan pansus sempat berdialog bersama DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Legislator Kaltim mengaku tidak pernah dilibatkan dalam pemindahan IKN itu.

"Ini masukan untuk kami bahwa daerah-daerah ini perlu diajak bicara, diskusi menangani pemindahan IKN. Karena mereka akan menjadi daerah pendukung, daerah support yang harus menerima dampak dari pemindahan," ujarnya.

Politikus PKS itu mengatakan DPRD Kalimantan Timur menyebut belum ada sinkronisasi antara pemerintah pusat mengenai IKN. Hal ini, kata dia, tentunya menjadi catatan bagi pansus DPRD DKI Jakarta.

"DPRD Kaltim bilang belum ada sinkronisasi dari pemerintah pusat, antara Dagri, dari sisi Bappenas, BPN, dan sebagainya. Jadi ini benar-benar masih nggak kegambar mereka sendiri, daerah terdekat nggak tergambar. karena rencananya masih simpang siur menurut mereka. Ini kan masukan buat kita juga," imbuhnya.

Simak selengkapnya pada halaman berikut.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT