ADVERTISEMENT

Pj Gubernur Banten Sebut Teknologi Jadi Keniscayaan dalam Pendidikan

Erika Dyah - detikNews
Rabu, 27 Jul 2022 18:19 WIB
Pj Gubernur Banten Al Muktabar
Foto: Pemprov Banten
Jakarta -

Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar mengatakan teknologi menjadi salah satu keniscayaan dalam transfer knowledge. Pasalnya, teknologi menjadikan pendidikan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia lebih murah.

"Teknologi menjadi salah satu keniscayaan dalam transfer knowledge, pendidikan," ungkap Al Muktabar dalam keterangan tertulis, Rabu (27/7/2022).

"Satu di antara mandatory dari Presiden RI Joko Widodo adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia, yang tugas berada di tangan guru," tambahnya.

Dalam Workshop Program Mandatory PGRI dan Lingkar Belajar Guru (LBG) PGRI Provinsi Banten di Kabupaten Pandeglang, Selasa (26/7), Al Muktabar mengatakan peningkatan kapasitas guru pada akhirnya akan meningkatkan kapasitas anak-anak didik sebagai generasi penerus.

Ia pun menyebutkan pengalaman di masa pandemi menunjukkan dunia pendidikan Tanah Air tidak gagap dalam digitalisasi.

"Ke depan, melalui teknologi, pendidikan semakin murah. Dengan teknologi, Bapak/ Ibu terfasilitasi dalam mengembangkan dan meningkatkan kapasitas diri," ungkap Al Muktabar.

"Para guru juga bisa go internasional melalui teknologi di kelas maya internasional," tambahnya.

Ia pun mengungkap Pemprov Banten mengembangkan pendidikan dengan platform digital sebagai solusi dalam meningkatkan angka partisipasi sekolah. Menurutnya, langkah ini turut memberikan pilihan kepada masyarakat dalam menempuh pendidikan secara transparan dan akuntabel.

Al Muktabar menyebutkan pihaknya mendorong para guru mengimplementasikan penggunaan teknologi dalam pendidikan dengan baik dan nyata. Dalam rangka mensosialisasikan pendidikan dengan platform digital.

"Kita harus sudah berpikir ke sana. Kalau tidak kita bisa tertinggal," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi yang hadir secara virtual mengungkap kegiatan ini merupakan bentuk dedikasi PGRI kepada pemerintah daerah untuk memajukan guru.

"Mengembangkan kemampuan atau kapasitas guru," ujarnya.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Ahmad Saifullah melaporkan kegiatan ini diikuti oleh 32 orang peserta dari PGRI Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani, Plt Sekda Kabupaten Pandeglang Taufik Hidayat, serta Ketua PGRI Provinsi Banten Muhtadi.

(adv/adv)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT