ADVERTISEMENT

Gangster Bawa Celurit Serang-Rampas HP Buruh Pabrik di Tangerang

Khairul Ma'arif - detikNews
Senin, 25 Jul 2022 23:20 WIB
Gangster bersenjata serang karyawan pabrik di Tangerang
Gangster bersenjata menyerang karyawan pabrik di Tangerang. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Komplotan gangster bersenjata tajam menyerang hingga merampas handphone (HP) milik karyawan pabrik di Batu Ceper, Kota Tangerang. Mereka menyerang sekelompok karyawan pabrik yang sedang nongkrong di depan tempat kerja korban.

Dari rekaman CCTV yang dilihat detikcom, Senin (25/7/2022), tampak para gangster ini mengacungkan senjata tajam (sajam) jenis celurit. Karyawan pabrik yang sedang nongkrong itu lari terbirit-birit.

Dalam video juga terlihat ada yang diinjak-injak oleh komplotan gangster ini. Satpam pabrik Iskandar mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (23/7) dini hari.

"Sabtu pagi menjelang subuh. Sambil ngacungin celurit. Awalnya layaknya orang, udah lewat jadi ngeliat anak-anak (karyawan pabrik) itu nongkrong, dia balik lagi. Begitu balik lagi, langsung nyerang pakai celurit semua," kata Iskandar kepada wartawan, Senin (25/7).

Ia memprediksi jumlah komplotan gangster tersebut sebanyak 12 orang karena membawa setidaknya enam sepeda motor. Menurutnya, ada satu korban karyawan pabrik atas kejadian ini dan satu handphone yang digondol gangster.

"Banyak ada 12-an orang. Korban satu perutnya kena celurit kan ada 8 jahitan udah pulang sepertinya satu HP diambil gangster," ungkapnya.

Iskandar menjelaskan yang diserang komplotan gangster ini semuanya merupakan karyawan pabrik tempatnya bekerja semua. Saat itu para karyawan pabrik ini sedang nongkrong karena waktu istirahat jam kerja.

Ia menuturkan, saat kejadian, kondisi jalan sedang sepi dan merupakan kejadian yang pertama kalinya di pabrik tersebut. Menurutnya, peristiwa ini meresahkan dan berharap pelaku segera terungkap.

"Karyawan sini semua ya. Ya istirahat aja, jam istirahat. Udah (dilaporkan) pagi langsung. Semuanya (pelaku) pakai celurit. Ya udah jelas lah. Kalau meresahkan jelas meresahkan. Ya itu harus dituntaskan lah biar aman masyarakat aman kan enak, tentram. Sepi sih ya orang jam 4 pagi kejadian baru pertama ini," tuturnya.

Polisi Selidiki

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, saat ini pihaknya sudah mengecek rekaman CCTV di lokasi dan melakukan penyelidikan.

"Sudah (cek CCTV), sedang kita lidik pelakunya," jelasnya.

(dek/dek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT