ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Atap Masih Ambruk, SDN Pancoranmas 3 Putar Otak Penuhi Kebutuhan Kelas

Mulia Budi - detikNews
Senin, 25 Jul 2022 15:47 WIB
Kondisi SDN Pancoranmas 3 yang atapnya masih belum diperbaiki, Senin (25/7/2022).
Kondisi kelas yang atapnya rusak di SDN Pancoranmas 3, Depok, Jawa Barat (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Atap ambruk di dua kelas SDN Pancoranmas 3 Depok, Jawa Barat, tak kunjung diperbaiki setelah diterjang angin kencang pada April lalu. Sekolah pun harus memutar otak untuk membuat kegiatan belajar tetap berlangsung meski kekurangan kelas.

Kepala Operator SDN Pancoranmas 3, Yudhi Syahwaludi, mengatakan ada 132 siswa yang masuk di SDN Pancoranmas 3 pada tahun ajaran baru ini. Dia menyebut proses belajar mengajar itu dilakukan secara langsung tidak lagi daring.

"Semua offline tatap muka, 24 rombongan belajar. Makanya kemarin saya muter otak," kata Yudhi saat ditemui di SDN Pancoranmas 3, Depok, Jawa Barat, Senin (25/7/2022).

Yudhi mengatakan para guru SDN Pancoranmas 3 merasa sedih karena perbaikan atap belum juga dilakukan. Dia menyebut para guru tetap bersemangat untuk mengajar di tengah kurangnya ruangan kelas.

"Di sini kami sebagai guru hanya fokus mengajar walaupun ruangan kita itu kurang (untuk) 24 rombongan belajar," ujarnya.

Dia mengatakan sekolah membagi kegiatan belajar mengajar menjadi 3 sesi. Bahkan agar jam belajar tidak kurang, sekolah dilakukan selama enam hari.

"Kita pakai tiga sesi tiga shift karena jam pelajaran kurang, kita efektif dari Senin sampai Sabtu untuk pembelajarannya," tutur dia.

"Itu ada yang pagi dan ada yang siang jadi kita switch alhamdulillah semua terlaksana dari kelas I sampai VI, cuman berdampak jam pelajaran kurang, dampaknya kurang, tapi kita nggak menutup kemungkinan pembelajaran ini dari hari Senin sampai dengan Sabtu, dari pagi sampai sore," tambahnya.

Yudhi mengatakan para guru juga mengadakan kegiatan pramuka di hari Sabtu secara bergantian pada 24 rombongan belajar (rombel) yang ada. Hal itu dilakukan supaya siswa tidak bosan meski harus masuk sekolah di hari Sabtu.

"Kita selingi biar anak kita nggak bosen, dengan pramuka khusus, kita bawa ke lapangan sekarang kan udah boleh dengan prokes ya tetap mereka menggunakan masker, kita bawa ke lapangan. Di luar itu, mereka nggak bosen belajar, setiap Sabtu," ujarnya.

Dia mengatakan sekolah masih tetap menunggu perbaikan atap ambruk dua kelas di SDN Pancoranmas 3. Dia menyebut siswa dan guru di SDN Pancoranmas 3 masih tetap semangat mengikuti kegiatan belajar mengajar.

"Kami hanya menunggu entah itu sampai kapan walaupun keadaannya seperti ini tapi kita guru-guru tetap semangat untuk mengajar dan anak-anak juga sangat semangat sekali," ucapnya.

Pemkot Anggarkan Rp 300 Juta untuk perbaikan. Simak di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT