Polisi Sita Bisnis-Bekukan Aliran Dana Riri Khasmita Eks Asisten Ibu Nirina

ADVERTISEMENT

Polisi Sita Bisnis-Bekukan Aliran Dana Riri Khasmita Eks Asisten Ibu Nirina

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 18 Jul 2022 14:58 WIB
Nirina Zubir
Nirina Zubir (Annisa Karnesyia/HaiBunda)
Jakarta -

Kasus mafia tanah yang dilaporkan keluarga Nirina Zubir terus diselidiki. Setelah menangkap tiga pelaku baru, polisi turut membekukan bisnis pelaku utama yang didapat dari kejahatan mafia tanah.

Dua pelaku utama itu bernama Riri Khasmita dan suaminya, Endrianto. Tersangka Riri merupakan orang kepercayaan dari keluar Nirina Zubir.

"Kami telah membekukan dan menyita usaha milik si Tersangka dan suaminya yaitu (bisnis) frozen food," kata Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/7/2022).

Selain membekukan bisnis kedua tersangka utama, polisi melakukan pemblokiran terhadap aliran dana terkait kedua tersangka. Aset dari dua tersangka itu pun ikut disita.

"Kami lakukan pemblokiran dan selanjutnya kami melakukan penyitaan terhadap aliran dana, baik itu yang telah digunakan untuk membeli aset maupun masih berada dalam penyimpanan brankas," katanya.

Petrus juga menyebut saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kanwil DKI Jakarta dalam memulihkan hak korban. Pihak kepolisian saat ini menunggu hasil putusan dari pengadilan.

"Terkait dengan bagaimana nantinya sertifikat-sertifikat milik ibu Nirina itu telah kami bicarakan kepada Kakanwil DKI dan kemudian mereka akan tinggal hanya tunggu putusan pengadilan saja. Kita berharap percepatan-percepatan penanganan perkara ini, khususnya untuk ibu Nirina Zubir cepet diproses di pengadilan dan dapet putusan yang inkrah," katanya.

"Terus Kanwil BPN akan mengembalikan sertifikat ke nama pemiliknya yang sebelumnya. Artinya membatalkan penerbitan sertifikat yang telah dilakukan," tambah Petrus.

Kasus mafia tanah yang menyasar aset keluarga Nirina Zubir sempat menyita perhatian publik bulan lalu. Total ada enam sertifikat aset keluarga Nirina yang telah dialihkan kepemilikannya tanpa sepengetahuan keluarga Nirina Zubir.

Hasil penyelidikan diketahui otak pelaku tindakan itu bernama Riri Khasmita. Riri merupakan mantan asisten mendiang ibu Nirina Zubir. Polisi kemudian menetapkan lima orang tersangka dari kasus itu. Lima tersangka itu terdiri atas dua klaster.

Klaster pertama merupakan para pelaku yang terdiri atas Riri Khasmita dan suaminya, Endrianto. Klaster kedua merupakan klaster notaris dengan tersangka bernama Farida, Ina Rosiana, dan Edwin Ridwan.

Setahun berselang, polisi mengungkap adanya tiga tersangka lagi dalam kasus mafia tanah Nirina Zubir yang ditangkap polisi. Ketiga tersangka ini bernama Moch Syaf Alatas, Ahmad Efrilliatio Ordiba, dan Cito. Para tersangka berperan dalam melakukan proses balik nama sertifikat hak milik keluarga Nirina Zubir secara sepihak.

Lihat juga video '3 Tersangka Baru Ditangkap, Nirina Zubir Merasa Dilindungi':

[Gambas:Video 20detik]

(ygs/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT