ADVERTISEMENT

Lawan Polisi dengan Tembakan, Pengedar Sabu di Bekasi Beli Senpi Rp 6 Juta

Wildan Noviansyah - detikNews
Jumat, 15 Jul 2022 18:43 WIB
Konpers narkoba di Bekasi (Wildan Noviansyah/detikcom)
Konferensi pers tentang narkoba di Bekasi (Wildan Noviansyah/detikcom)
Jakarta -

Polisi menangkap dua pengedar narkoba inisial ZK (41) dan AA (29) di Jakasampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang sempat melawan polisi dengan tembakan senjata api (senpi). Polisi menyebut tersangka AA membeli senpi tersebut secara online dengan harga Rp 6 juta.

"Online. Yang bersangkutan beli seharga Rp 6 juta, tapi penjualnya masih dalam pengejaran," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki dalam jumpa pers, Jumat (15/7/2022).

Senpi tersebut selalu dibawa tersangka, termasuk ketika dia mencuri sepeda motor.

"Senpinya selalu dibawa karena untuk melakukan pencurian kendaraan bermotor dan bisa melakukan kejahatan dengan kekerasan juga," ujarnya.

Untuk diketahui, AA merupakan residivis curanmor dengan total 40 TKP yang tersebar di Bekasi, Jakarta, hingga Karawang.

Kronologi Penangkapan-Lepaskan Tembakan

ZK mengaku mendapatkan narkotika dari tersangka lain berinisial AA. Polisi kemudian melakukan pengembangan dan menemukan AA di kosnya yang berlokasi di Jakasampurna.

Hengki menyebut, saat akan diamankan, AA sempat melepaskan tembakan ke arah tembok. Tujuannya menakut-nakuti para petugas yang ada di lokasi.

"Ketika mau dilakukan penyergapan, yang bersangkutan sempat membuang tembakan dengan menggunakan senpi rakitan. (Tembakan) ke tembok dan tidak mengenai petugas. Dia untuk menakuti petugas dengan cara menembak ke tembok," jelasnya.

Beruntung, polisi tidak kena tembakan. Tersangka AA pun langsung dibekuk petugas.

Dari penangkapan kedua tersangka ini, polisi menyita narkotika jenis sabu seberat 2,12 gram, 1 pucuk senjata api rakitan, 4 buah peluru, 3 buah selongsong bekas pakai, hingga 2 buah peluru yang dilepaskan ketika melakukan perlawanan.

Saat ini pelaku ZK dan AA sudah diamankan di Polres Metro Bekasi Kota. Atas kasus tersebut, kedua pelaku dijerat Pasal 114 ayat 1 subs Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka AA juga dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Simak juga video 'Demi Rp 10 Juta, Kepala Dusun di Sulsel Nekat Jadi Kurir Sabu':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT