ADVERTISEMENT

Polda Metro Selidiki Maraknya Penjualan 'Obat Tidur' di Lapak Online

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 15 Jul 2022 14:54 WIB
Infografis kemasan obat
Foto Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta -

Postingan penjualan 'obat tidur' di salah satu platform marketplace di Indonesia viral di media sosial. Yang menjadi sorotan, ada toko penjual 'obat tidur' yang menambahkan kata-kata 'vulgar' dalam postingan produknya tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa mengatakan pihaknya akan mendalami dan menyelidiki lebih lanjut terkait penjualan 'obat tidur' tersebut.

"Kasih masih lidik (penyelidikan)," kata Mukti Juharsa saat dihubungi, Jumat (15/7/2022).

Mukti mengatakan penjualan obat tidur tidak bisa dilakukan secara bebas. Dia menyebut obat tidur masuk kategori psikotropika.

"Tidak boleh dijual bebas, masuk psikotropika," ujar Mukti.

Dia menambahkan penyidik Ditnarkoba Polda Metro Jaya saat ini masih menelusuri penjualan obat tidur di marketplace. Mukti mengaku sudah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus tersebut.

"Kita sudah bentuk tim," katanya.

Viral di Media Sosial

Postingan soal penjualan obat tidur di salah satu platform marketplace di Indonesia viral di media sosial. Penjualan obat tidur lewat online ini jadi sorotan di medsos karena khawatir disalahgunakan.

Penjualan obat tidur di salah satu platform marketplace di Indonesia ini viral berawal dari postingan salah satu akun di Twitter pada 13 Juni 2022. Akun tersebut memposting 4 hasil tangkapan layar (screenshot) pencarian keyword atau kata kunci 'obat tidur' di platform dimaksud.

Hasil pencarian keyword 'obat tidur' itulah yang kemudian disoroti netizen karena adanya penjual yang menggunakan kata-kata 'vulgar'.

Jika dilihat, pada salah satu hasil screenshot yang diposting, tertulis nama platform marketplace-nya Selain itu, dalam dua hasil screenshot lainnya terlihat logo platform marketplace-nya, yaitu Lazada.

Lihat juga video '12 Orang Dibekuk, Hendak Edarkan 12 Ribu Obat Terlarang di Cianjur':

[Gambas:Video 20detik]



Baca di halaman selanjutnya: penjelasan pihak Lazada.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT