ADVERTISEMENT

Polisi Banten Sita Duit Rp 1 M dari Bandar Narkoba, Ini Penampakannya

Khairul Ma - detikNews
Jumat, 15 Jul 2022 12:17 WIB
Polisi sita uang Rp 1 miliar lebih dari bandar sabu di Kalbar
Tim gabungan Polda Banten dan Polresta Tangerang menyita uang Rp 1 miliar lebih dari bandar sabu di Kalbar. (Foto: dok. Istimewa)
Tangerang -

Polisi menyita uang Rp 1 miliar lebih dari bandar narkoba yang ditangkap tim gabungan Ditresnarkoba Polda Banten dan Polresta Tangerang. Uang tersebut merupakan hasil transaksi narkoba yang dilakukan oleh tujuh tersangka pengedar narkoba.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga mengatakan penyitaan ini dilakukan seusai pengembangan kasus hingga ke Kalimantan Barat (Kalbar).

"Total uang yang berhasil disita oleh penyidik dalam rangkaian penyidikan lanjutan di Kalimantan Barat adalah sebesar Rp 1.081.806.700 (satu miliar delapan puluh satu juta delapan ratus enam ribu tujuh ratus rupiah)," kata Kombes Shinto kepada wartawan, Jumat (15/7/2022).

Ia mengaku, untuk membuka transaksi lanjutan dari rekening tersebut secara lebih komprehensif, penyidik akan bekerja sama dengan PPATK. Ini dilakukan untuk membantu penyidik menelusuri aliran dana dengan prinsip follow the money and follow the asset.

Shinto menjelaskan menyita uang lebih dari Rp 1 miliar itu dari beberapa orang yang ditangkap di Kalbar. Pertama yang ditangkap di Kalbar adalah ASP alias Putra (25), warga Kubu Raya, Kalbar, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan.

"Namun menyimpan uang skala besar di rumah kontrakannya yang saat penggeledahan ditemukan penyidik. Dilakukan penyitaan uang tunai senilai Rp 366.090.000 dari ART alias Putra, yang ternyata adalah anak tersangka BY alias Kakek dari perkawinannya dengan istri yang kedua," tambah Shinto.

Ia mengungkapkan karena jumlah uang yang dikelola sindikat narkoba ini cukup besar, BY alias Kakek juga memperalat istrinya yang ketiga inisial PRT alias Wati (42) serta tetangganya, seorang perempuan inisial YS alias Sela (25), untuk membuka rekening bank. Namun, pascapembukaan rekening bank, BY alias Kakek kemudian menguasai buku tabungan dan ATM-nya sehingga dapat melakukan transaksi penyimpanan uang hasil kejahatan narkoba.

"Maupun untuk mendukung transaksi narkoba yang diedarkan oleh sindikat ini. Dengan bantuan pihak bank setempat, penyidik kemudian berhasil menyita uang senilai Rp 598.300.000 dari rekening PWT alias Wati dan Rp 117.416.700 dari rekening YS alias Sela," ucap Shinto.

Sebelumnya, tujuh tersangka ditangkap Ditnarkoba Polda Banten pada Jumat (1/7/2022) di tempat yang berbeda-beda terkait peredaran narkoba. Dari tujuh tersangka ini diamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 43 kg dan pil ekstasi sebanyak 494 butir.

"Satresnarkoba Polresta Tangerang mengamankan tujuh tersangka, yakni ASY alias Sidik (28), DS alias Deri (27) dan DM alias Martin (23) sebagai pengecer kelas kecil, MI alias Kacol (25) sebagai pengedar klasifikasi sedang, BY alias Kakek (54) sebagai bandar besar yang menyuplai lintas provinsi lintas negara, serta RBS alias Bonar (26) dan ADS alias Cina (28) berperan membantu menyimpan barang," kata Kombes Shinto Silitonga dalam keterangannya, Jumat (1/7/2022).

Simak juga 'Kabur ke Sungai, Kurir Narkoba di Lampung Tewas Tenggelam':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT