ADVERTISEMENT

Profil AKBP Raden Brotoseno yang Dipecat Polri

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 14 Jul 2022 16:42 WIB
Sidang lanjutan dugaan suap dengan terdakwa AKBP Brotoseno batal digelar, Senin (20/2/2017). Hal tersebut lantaran majelis hakim ada agenda lain yang harus didahulukan.
AKBP Brotoseno (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

AKBP Raden Brotoseno dipecat dari institusi Polri berdasarkan hasil sidang etik. Seperti apa sosok AKBP Brotoseno?

Berdasarkan catatan detikcom, Kamis (14/7/2022), Brotoseno pernah menjadi penyidik KPK. Namun, pada 2011, KPK memulangkan Brotoseno ke Polri.

Sebab, Brotoseno ketahuan menjalin hubungan asmara dengan Angelina Sondakh. Saat itu wanita yang akrab disapa Angie itu saksi kasus korupsi Wisma Atlet untuk terdakwa Nazaruddin.

Kembali ke Polri

Setelah kembali ke Polri, Brotoseno kemudian dimutasi ke bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polri. Hal itu tertuang dalam surat telegram Kapolri bernomor 2433/XII/2011 bertanggal 20 Desember 2011

Brotoseno, yang disebutkan sebagai perwira menengah di Bareskrim Polri, pun ditempatkan di bagian SDM Polri. Dia akan diarahkan ke bagian lain, yakni Baggassus Robinkan Polri.

Terjerat Kasus Korupsi

Beberapa tahun kemudian, sektar 2016, Brotoseno terjerat kasus korupsi. Brotoseno ditangkap tim Bareskrim Polri pada 11 November 2016 karena diduga menerima uang Rp 1,9 miliar dari pengacara kasus dugaan korupsi cetak sawah di Kalimantan periode 2012-2014.

Kasus ini pun bergulir hingga persidangan. Hingga akhirnya Brotoseno divonis 5 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan. Brotoseno dinyatakan terbukti menerima suap Rp 1,9 miliar.

Atas hukuman itu, AKBP Brotoseno pun bebas pada Februari 2020. Setelah bebas, Brotoseno kembali membuat geger lantaran dirinya ternyata masih menjadi polisi aktif meski statusnya mantan narapidana korupsi.

Saat itu muncul kritik dan desakan agar polisi memecat Brotoseno, salah satunya yang mendesak pemecatan adalah Indonesia Corruption Watch (ICW). Mereka bahkan bersurat ke Asisten SDM Polri Irjen Wahyu Widada pada Januari 2022.

Hingga akhirnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merevisi Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 12 Tahun 2011 tentang 'Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia' dan Perkap Nomor 19 Tahun 2012 Tentang 'Susunan Organisasi dan Tata Kerja Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia'.

Kapolri juga membentuk tim peneliti peninjauan kembali (PK) atas putusan sidang etik Brotoseno. Sidang etik ini yang menentukan nasib AKBP Brotoseno.

Brotoseno Dipecat

Polri mengumumkan hasil sidang peninjauan kembali (PK) terharap putusan etik AKBP Brotoseno. Berdasarkan hasil sidang PK, AKBP Brotoseno resmi mengakhiri masa dinasnya di Polri setelah menerima keputusan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

"Berdasarkan hasil PK atas nama AKBP Brotoseno yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 8 Juli 2022 pukul 13.30 WIB, memutuskan untuk memberatkan sidang Komisi Kode Etik Polri tanggal 13 Oktober 20220 menjadi sanksi administratif berupa PTDH sebagai anggota Polri," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah saat konferensi pers, Kamis (14/7/2022).

Simak Video 'AKBP Brotoseno Resmi Dipecat Secara Tidak Hormat!':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT