ADVERTISEMENT

Pihak Edy Mulyadi Tanya Saksi: Katanya Tak Pernah Lihat Jin, Kok Bisa Benci?

Nahda Rizki Utami - detikNews
Kamis, 14 Jul 2022 14:04 WIB
Sidang Edy Mulyadi
Foto ilustrasi sidang Edy Mulyadi: (Zunita/detikcom)
Jakarta -

Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur yang juga sebagai putra daerah Kalimantan, Rudiansyah, mengaku keberatan atas pernyataan Edy Mulyadi yang menyebut lokasi IKN adalah 'tempat jin buang anak'. Rudiansyah mengatakan kata 'jin' merupakan suatu hal yang menakutkan.

Pernyataan tersebut diungkap Rudiansyah saat menjawab pertanyaan salah satu pengacara Edy Mulyadi soal alasan Rudiansyah sakit hati dengan kalimat 'tempat jin buang anak'. Rudiansyah menjawab, jin merupakan hal yang menakutkan.

"Kenapa kok tidak suka atau sakit hati dengan kata kata jin itu?" tanya pengacara Edy di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (14/7/2022).

"Jin itu dari kita kecil adalah suatu hal yang menakutkan, yang seram," jawab Rudiansyah.

Pengacara Edy kemudian kembali mencecar Rudiansyah dengan pertanyaan yang sama. Pengacara Edy menanyakan mengapa Rudiansyah begitu benci dengan 'jin' meskipun belum pernah melihat sosok 'jin'.

"Anda katanya tidak pernah lihat jin, wajahnya kayak apa rupayanya kayak apa kok bisa benci gitu loh? Jadi maksud saudara apa jin itu merupakan makhluk yang hina?" tanya pengacara Edy.

Rudiansyah mengatakan dirinya keberatan atas pernyataan Edy soal 'tempat jin buang anak'. Terlebih, Rudiansyah juga merupakan sebagai putra daerah Kalimantan.

"Saya kan putra daerah ya, terus daerah saya disebut sebagai tempat jin buang anak ya kami kan tidak mengenal istilah lain. Istilah itu bahasanya nyata aja itu bahwa ini daerah sini jin buang anak dan saya ada di situ," ujar Rudiansyah.

Sementara itu, Edy Mulyadi di kursi terdakwa pun menanggapi kesaksian Rudiansyah. Menurut Edy, dirinya tidak bermaksud menimbulkan sakit hati khususnya kepada warga Kalimantan.

"Ini agak sulit karena terdakwa merasa sakit hati, sakit hati kan masing masing hak, Tapi saya ingin mengatakan bahwa tidak benar kalau ucapan saya 'tempat jin buang anak' itu dimaksudkan untuk menimbulkan sakit hati khususnya warga Kalimantan. Kemudian yang ke dua, seperti ditayangkan tadi juga tidak benar bahwa saya menyebut 'tempat jin buang anak' itu adalah kalimantan dan sebagainya," ujar Edy.

Dalam sidang ini, Edy Mulyadi duduk sebagai terdakwa. Dia didakwa membuat keonaran di kalangan masyarakat karena kalimat 'tempat jin buang anak' saat konferensi pers KPAU (LSM Koalisi Persaudaraan & Advokasi Umat).

Jaksa mengatakan Edy Mulyadi memiliki akun YouTube dan kerap mengunggah video yang berisi opini atau pendapat pribadi pada 2021 di kanal YouTube yang menimbulkan pro dan kontra. Adapun dari kanal YouTube Edy Mulyadi, jaksa menyebut ada beberapa konten yang menyiarkan berita bohong dan menimbulkan keonaran.

Salah satunya konten yang berjudul 'Tolak Pemindahan Ibu Kota Negara Proyek Oligarki Merampok Uang Rakyat'. Dalam video ini, ada pernyataan Edy menyebut 'tempat jin buang anak'. Pernyataan dalam video itu dinilai membuat keonaran di kalangan masyarakat.

Simak Video 'Saksi Bantah Tudingan Edy Mulyadi soal Lubang Tambang B3 di IKN':

[Gambas:Video 20detik]




(zap/zap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT