ADVERTISEMENT

Bawa 'Kado' 9,5 Kg Sabu, 3 Wanita Jakarta Kurir Narkoba Ditangkap Polisi

Anggi Muliawati - detikNews
Kamis, 14 Jul 2022 13:06 WIB
Tiga wanita kurir sabu ditangkap Polres Metro Jakarta Barat
Tiga wanita kurir sabu ditangkap Polres Metro Jakarta Barat. (Anggi Muliawati/detikcom)
Jakarta -

Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap tiga wanita terkait peredaran narkoba jenis sabu. Ketiganya berinisial Y (52) dan I (45), yang berperan sebagai kurir, serta N (46), yang berperan sebagai pengedar.

"Ini adalah tiga orang yang berhasil diamankan oleh tim, dua sebagai kurir dan satu sebagai yang memerintahkan," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Barat, Kamis (13/7/2022).

Dalam penangkapan itu, seberat 9,5 kilogram sabu diamankan polisi. Pasma mengatakan modus operandi pelaku adalah membungkus narkoba menggunakan kertas kado, lalu dimasukkan ke dalam tas dan koper.

"Mereka ini dibungkus kado, ini dibungkus kado ada nomor-nomornya, jadi seakan-akan ini biasanya dikemas. Kalau yang sudah-sudah kan teh China itu, sekarang mereka dikemas dengan bungkus kado 'selamat pengantin baru', seakan-akan seperti kado ada tulisannya," katanya.

Penangkapan itu terjadi pada Rabu (6/7) sekitar pukul 18.20 WIB di wilayah Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kejadian berawal ketika polisi melakukan pendalaman dari kasus-kasus sebelumnya, sehingga didapatkan informasi adanya pengiriman narkoba jaringan Malaysia yang akan dikirim dari Pekanbaru menuju Jakarta.

"Berdasarkan dari pengakuan dan kita interogasi bahwa kedua orang ini (Y dan I) diperintahkan disuruh oleh Saudara N, yang keberadaannya berada di Lampung saat itu, langsung kita diamankan oleh tim diamankan. N mengatakan narkotika jenis sabu ini adalah dari kepemilikan Saudari S (DPO). Pada Senin (4/7), A (DPO) bertemu dengan N untuk memberikan sabu," katanya.

Lebih lanjut, Pasma mengatakan sekali pengiriman mereka diberi upah Rp 20 juta per kilogram, sehingga total keseluruhan upah yang didapat Rp 180 juta.

"Ya pokoknya mereka sekali kirim ke Pekanbaru dapat Rp 20 juta per kilogram, Rp 20 juta upahnya dibagi dengan si penyuruh dengan kurir. Per kilogram Rp 20 juta dikali 9 kilogram, total Rp 180 juta," katanya.

Barang bukti yang diamankan berupa 9 paket narkoba jenis sabu seberat 9,5 kilogram, satu tas ransel hitam, dua koper, tiga kartu ATM, 6 HP, dan uang tunai Rp 800 ribu. Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Simak juga 'Demi Rp 10 Juta, Kepala Dusun di Sulsel Nekat Jadi Kurir Sabu':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT