Beda Mas Bechi dan Orator Ajak Perang Saat Diperiksa Polisi

ADVERTISEMENT

Beda Mas Bechi dan Orator Ajak Perang Saat Diperiksa Polisi

TIm detikJatim - detikNews
Kamis, 14 Jul 2022 12:28 WIB
Orator Ajakan Perang di Ponpes Shiddiqiyyah, Edi Setiawan
Orator ajakan perang di Ponpes Shiddiqiyyah, Edi Setiawan (Enggran Eko Budianto/detikcom)
Surabaya -

Orator yang juga pengurus Organisasi Shiddiqiyyah (Orshid) Edi Setiawan mendatangi kantor polisi. Pria yang menjadi orator viral video ajak perang bela Shiddiqiyyah ini menjalani pemeriksaan di Unit Pidum Satreskrim Polres Jombang.

Dilansir dari detikJatim, Kamis (14/7/2022), Edi diperiksa polisi terkait orasinya berisi ajakan berperang membela tarekat Shiddiqiyyah sehari pasca-operasi penangkapan Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (42). Hal ini berbeda dengan sikap Mas Bechi, yang kerap mangkir dari panggilan polisi sejak 2020.

Mas Bechi juga disebut selalu berlindung di ketiak sang ayah, pimpinan Ponpes Shiddiqiyyah, KH Muchtar Mu'thi. Kiai Muchtar kerap melindungi si putra mahkota. Ia juga berkali-kali meminta polisi tak menangkap anaknya.

Sebelum mendekam di balik jeruji besi, penangkapan Mas Bechi memang menemui jalan berliku. Jabatan Kapolda Jatim sudah berganti tiga kali, namun Bechi baru bisa ditangkap di era Irjen Nico Afinta.

Sementara itu, orator aksi perang bela Shiddiqiyyah, Edi, datang seorang diri ke Mapolres Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Rabu (13/7) sekitar pukul 09.00 WIB. Memakai kemeja batik dengan warna dominan hijau dan kuning serta celana krem, ia langsung masuk ke ruangan Unit Pidum Satreskrim.

Pengurus Orshid ini sempat keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 15.30 WIB untuk salat asar di masjid Polres Jombang. Sekitar 30 menit kemudian, Edi kembali menjalani pemeriksaan.

Baca selengkapnya di sini

Lihat Video: Mas Bechi Ditangkap! Pengurus Orasi Perang Bela Shiddiqiyyah

[Gambas:Video 20detik]



(idh/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT