Kata Polri soal RT Kompleks Ferdy Sambo Tak Dilibatkan Saat Olah TKP

ADVERTISEMENT

Kata Polri soal RT Kompleks Ferdy Sambo Tak Dilibatkan Saat Olah TKP

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Kamis, 14 Jul 2022 10:51 WIB
Suasana di Rumah Kadiv Propam. (Rizky/detikcom)
Suasana di rumah Kadiv Propam Polri yang menjadi lokasi baku tembak Brigadir J dan Bharata E (Rizky/detikcom)
Jakarta -

Ketua RT kompleks rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, mengaku sempat tak mendapat laporan perihal adanya insiden baku tembak hingga olah tempat kejadian perkara (TKP). Polri buka suara.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan tim khusus (timsus) yang digagas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat ini sedang bekerja. Dedi menyebut pengungkapan insiden tersebut akan mengedepankan langkah scientific crime investigation atau investigasi secara ilmiah.

"Biar tim bekerja dulu, agar tidak ada penafsiran-penafsiran yang berbeda-beda. Semua akan dibuktikan secara ilmiah oleh tim," kata Dedi saat dimintai konfirmasi, Kamis (14/7/2022).

Pengakuan Ketua RT Kompleks Rumah Sambo

Seperti diketahui, peristiwa polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J terjadi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Jumat (8/7) sore.

Ketua RT setempat, Mayjen Pol (Purn) Seno Sukarto, mengaku tersinggung karena tak ada yang melapor kepadanya saat kejadian hingga sekarang, kecuali petugas satpam kompleks.

"Sampai sekarang saya ketemu saja nggak. Terus terang saya juga ya kesal, saya ini dianggap apa sih. Maaf saja, saya ini jenderal loh, meskipun RT. Jadi saya memang tersinggung juga dalam hal ini," ujar Seno kepada wartawan di kediamannya, Rabu (13/7).

Dia juga merasa tersinggung karena merasa ada pihak yang dengan seenaknya menyuruh petugas satpam di kompleksnya. "Sama sekali nggak ada laporan, nggak ada ini, merintahkan satpam seenaknya saja. Kenapa tidak memberi tahu saya sebagai ketua RT," sambung dia.

Seno menyebut biasanya ia, selaku ketua RT, selalu mendapat laporan setiap kali ada kejadian di lingkungannya. Namun hingga polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Irjen Ferdy Sambo, tidak ada yang melapor kepadanya.

"Biasanya kalau ada kejadian itu satpam mestinya laporan, nelepon gitu. Karena nggak laporan, jadi saya anggap nggak ada apa-apa. Setelah hari ini kita tanya, baru ada laporan," jelasnya.

"Nggak ada, belum ada (yang laporan). Bahwa dia datang ke sini datang mengadakan pemeriksaan itu, istilahnya kulo nuwun, nggak ada sama sekali," tambahnya.

Duduk Perkara Baku Tembak Brigadir J dan Bharada E

Insiden berdarah ini terjadi di rumah singgah milik Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Brigadir J disebut sempat melakukan pelecehan terhadap istri Ferdy Sambo dan berakhir tewas setelah terlibat penembakan dengan Bharada E atau RE.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak Video: Kredibilitas Polri Jadi Taruhan Menyingkap Kasus Penembakan Brigadir J

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT