Muhammadiyah soal Pria Ngaku Dewa Matahari: Jangan Percaya, Tak Masuk Akal

ADVERTISEMENT

Muhammadiyah soal Pria Ngaku Dewa Matahari: Jangan Percaya, Tak Masuk Akal

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 13 Jul 2022 08:51 WIB
Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad
Dadang Kahmad (Foto: dok. situs Muhammadiyah)
Jakarta -

Warga Lebak, Banten, digegerkan oleh pria yang mengaku sebagai dewa matahari dan melarang orang salat. PP Muhammadiyah mengingatkan warga supaya tidak mudah percaya pada hal-hal yang irasional.

"Kalau melihat yang aneh-aneh itu, jangan percaya. Itu kan tidak masuk akal dia menyebutkan dewa matahari. Itu sesuatu yang tidak masuk akal," kata Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad kepada wartawan, Selasa (12/7/2022).

"Jadi kalau dewa matahari, ya mana mungkin kan, dia manusia kan, tidak mungkin," imbuhnya.

Dadang menyarankan masyarakat memegang agama yang saat ini dianutnya. Dadang menegaskan tidak ada lagi agama baru saat ini.

"Masyarakat sekarang itu pegang saja agama-agama yang sudah ada. Karena itu tidak lagi agama baru, kecuali mungkin aliran dari agama-agama besar," tutur dia.

Dadang juga menyoroti pria yang mengaku dewa matahari itu yang mengajak orang tidak menunaikan salat. Dadang mengingatkan agar tak membawa-bawa orang lain ke dalam khayalan.

"Ya kalau itu hak dia ya kalau tidak salat. Tapi jangan membawa-bawa orang masuk ke khayalan dia. Ya kalau memang ada unsur pelanggaran hukum, ya kepolisian," jelasnya.

Geger Pria Ngaku Dewa Matahari

Seorang pria bernama Natrom (62) diduga menyebarkan ajaran sesat di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Lebak, Banten. Pria tersebut bahkan mengaku sebagai dewa matahari.

"Ketika pelaku ditanya, ya gitu ngocehnya sebagai dewa matahari," kata Camat Bayah Khaerudin saat dimintai keterangan, Senin (11/7/2022).

Khaerudin mengatakan informasi ini beredar dari warga yang bekerja untuk Natrom. Para pekerja itu dilarang salat dan dilarang mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW. Di depan pekerjanya, Natrom pun mengaku sebagai orang yang paling hebat.

Lantaran dianggap menyesatkan, Natrom kemudian diamankan di Polres Lebak sejak Jumat (8/7). Kasat Reskrim Polres Lebak AKP Indik Rusmono membenarkan kejadian ini. Indik pun masih memeriksa laporan tersebut.

"Masih dalam pemeriksaan ya sekarang," kata Indik singkat.

Simak Video 'Mengaku Sebagai 'Dewa Matahari', Pria di Lebak Larang Orang Salat':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT