Camat Sempat Klarifikasi 'Dewa Matahari' di Lebak: Ngoceh Nggak Jelas

ADVERTISEMENT

Camat Sempat Klarifikasi 'Dewa Matahari' di Lebak: Ngoceh Nggak Jelas

Fathul Rizkoh - detikNews
Senin, 11 Jul 2022 23:19 WIB
Natrom, pria yang ngaku Dewa Matahari, saat dimintai klarifikasi oleh Kecamatan Bayah, Lebak, Banten.
Natrom (berkaus cokelat), pria yang ngaku Dewa Matahari, saat dimintai klarifikasi oleh Kecamatan Bayah, Lebak, Banten. (Foto: dok. Istimewa)
Lebak -

Pihak Kecamatan Bayah, Lebak, sempat memanggil dan mengklarifikasi Natrom (62), pria yang mengaku sebagai Dewa Matahari. Natrom dianggap bicara ngawur dan tidak jelas.

Camat Bayah, Khaerudin, mengatakan Natrom merupakan wirausahawan atau pebisnis. Dia memiliki penginapan hingga perkebunan di wilayah Lebak Selatan.

"Dia punya beberapa penginapan yang dapat beli dan hasil gadai. Pekerjaannya gitu, jaga penginapan sama punya lahan perkebunan yang digarap warga," ujar Camat Bayah Khaerudin melalui sambungan telepon, Senin (11/7/2022).

Khaerudin mengatakan ada lima orang yang bekerja untuk Natrom yang merupakan warga setempat.

Pengakuan Natrom sebagai Dewa Matahari bermula dari laporan pada pekerjanya. Pihak kecamatan lantas memanggil Natrom untuk mengklarifikasi.

"Waktu ditanya gitu, ngoceh nggak jelas, ngaku Dewa Matahari," tuturnya.

Selain mengaku sebagai Dewa Matahari, Natrom juga melarang para pekerjanya untuk salat dan tidak mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW.

"Kalau di KTP mah Islam tapi dia sama sekali nggak paham Islam. Yang kerja sama dia itu selalu dilarang salat. Kata Natrom gini ke yang kerja sama dia 'nggak usah salat'. Terus pekerjanya disuruh ngikutin dia kalau memang mau kaya. Pokoknya dia merasa yang paling hebat," jelasnya.

Diamankan di Polres Lebak

Khaerudin menjelaskan, Natrom sudah diamankan di Polres Lebak sejak Jumat (8/7). Saat ini laporan tersebut tengah ditindaklanjuti.

Kasat Reskrim Polres Lebak AKP Indik Rusmono membenarkan kejadian ini. Indik pun masih melakukan pemeriksaan terhadap laporan tersebut.

"Masih dalam pemeriksaan ya sekarang," kata Indik.

(aik/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT