ADVERTISEMENT

Eks Presiden ACT Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Siap Berkorban-Dikorbankan

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 12 Jul 2022 21:31 WIB
Eks Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin. (Azhar/detikcom)
Eks Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ahyudin (Azhar/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri telah memeriksa mantan Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin terkait dugaan penyelewengan donasi. Ahyudin mengaku siap berkorban atau dikorbankan dalam kasus ini.

"Demi Allah saya siap berkorban atau dikorbankan sekalipun asal semoga ACT sebagai sebuah lembaga kemanusiaan yang insyaallah lebih besar manfaatnya untuk masyarakat luas tetap bisa hadir eksis berkembang dengan sebaik-baiknya," kata Ahyudin saat ke luar gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2022).

Ahyudin diperiksa Bareskrim sejak pagi tadi. Ini merupakan pemeriksaan yang ketiga kalinya terhadap Ahyudin terkait dugaan penyimpangan dana ACT.

Dia mengaku siap jika dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Namun dia berharap ACT tetap bisa eksis untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Oh iya apa pun, dong (siap jadi tersangka), apa pun jika sewaktu-waktu ke depan begitu ya saya harus berkorban atau dikorbankan ya," kata Ahyudin.

"Asal ACT sebagai sebuah lembaga kemanusiaan milik bangsa ini tetap eksis hadir memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat luas saya ikhlas, saya terima ya dengan sebaik-baiknya," tambahnya.

Diketahui, Bareskrim Polri tengah mengusut soal adanya dugaan penyelewengan dana ACT. Kini kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan.

"Update kasus penyelewengan dana Yayasan ACT. Perkara ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan," kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (11/7).

Simak video 'Jejak Kasus Penyelewengan Dana ACT hingga Naik Penyidikan':

[Gambas:Video 20detik]

(azh/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT