Bina Marga Akan Perbaiki Permanen Jalan Rawan di Jatinegara Pekan Ini

ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Bina Marga Akan Perbaiki Permanen Jalan Rawan di Jatinegara Pekan Ini

Mulia Budi - detikNews
Selasa, 12 Jul 2022 13:07 WIB
Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho.
Kepala Dinas Bina Marga DKI, Hari Nugroho (Eva/detikcom)
Jakarta -

Aspal bergelombang yang sempat membuat pesepeda motor terjatuh hingga tewas terlindas truk di Jl Bekasi Timur, Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim), memang sudah diperbaiki. Namun setelah sepekan, aspal itu kembali bergelombang. Dinas Bina Marga DKI Jakarta bakal memperbaiki permukaan jalan tersebut secara permanen, tidak sekadar ditambal seperti sebelumnya.

"Rencana kalau nggak Rabu (20/7) atau Kamis (21/7)," kata Kepala Dinas Bina Marga DKI, Hari Nugroho, kepada detikcom, Selasa (12/7/2022).

Hari mengatakan Dinas Bina Marga DKI atau pasukan kuning masih mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk perbaikan permanen Jl Bekasi Timur tersebut. Perbaikan dilakukan agar jalan itu tak kembali bergelombang dan menyebabkan pesepeda motor terjatuh.

"Ini lagi mobilisasi alat," ujarnya.

Jl Bekasi Timur, Jatinegara, Jakarta Timur sudah ditambal sepekan lalu, kini tambalan sudah terasa bergelombang. 12 Juli 2022. (Mulia Budi/detikcom)Jl Bekasi Timur, Jatinegara, Jakarta Timur, sudah ditambal sepekan lalu, kini tambalan sudah terasa bergelombang. 12 Juli 2022. (Mulia Budi/detikcom)

Warga Khawatir Aspal Rusak Lagi

Pekan lalu saat ruas jalan itu selesai ditambal, detikcom mewawancarai warga setempat. Salah seorang warga bernama Indra (43) mengaku sudah mengetahui Jl Bekasi Timur yang bergelombang itu kini telah diratakan. Indra pun sudah melintas di atas jalan tersebut.

"Jam 07.00 WIB saya lewat pagi. Tadi pagi saya lewat situ kondisi jalan udah bagus gitu," kata Indra saat ditemui di kawasan Jl Bekasi Timur, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/7) pekan lalu.

Dia mengatakan, jika perbaikan hanya dilakukan dengan penambalan aspal, jalan itu akan kembali bergelombang. Indra bahkan menargetkan jalan itu bakal kembali bergelombang satu minggu dari sekarang.

"Cuma ya nanti kita lihat ke depannya ya kalau perhitungan saya satu minggulah, satu minggu itu akan hancur lagi itu jalan," ucapnya.

"Nanti seminggu kemudian begitu lagi, itu kan karena itu kan awalnya ada yang bilang sumur tua, dulu kan penjara ini kan sampai situ, itu penjara temboknya sampai situ. Jadi kek sumur tua, jadi walaupun ditambal, malam ditambal, ya paling seminggu udah begitu lagi karena dia rembes lagi," lanjutnya.

Ternyata hari ini, Selasa (112/7) sepekan setelah penambalan, detikcom memantau permukaan tambalan itu sudah bergelombang atau tidak seprima sepekan sebelumnya.

Simak juga 'Kala Penampakan Busa Tebal Sempat 'Selimuti' Jalan di Bekasi':

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT