ADVERTISEMENT

Polisi Buru Pria yang Bantu Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 12 Jul 2022 10:45 WIB
Konpers kasus penyiraman air keras (Dok Polres Metro Bekasi)
Konpers kasus penyiraman air keras. (Dok Polres Metro Bekasi)
Bekasi -

Pelaku utama penyiraman air keras di Bekasi, Jawa Barat, berinisial RS alias Kenzi (26) dibekuk polisi. Rekan pelaku, A, kini ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

"Tersangka A, DPO," ujar Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion, dalam keterangannya, Selasa (12/7/2022).

A berperan mengantarkan Kenzi ke sebuah toko kimia yang berlokasi di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, untuk membeli air keras. Lalu A juga mengantarkan Kenzi kembali ke kontrakan korban.

"Pelaku pergi ke toko Kimia bersama dengan A (DPO) yang berlokasi di Pasir Gombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Setelah itu pelaku dan A pergi ke TKP kemudian A menunggu di depan kontrakan korban," jelas Gidion.

Di sana, Kenzi menyiramkan air keras ke istri, anak, dan mertuanya. Setelah itu, Kenzi kabur melarikan diri setelah para korban berteriak.

Kenzi Ditangkap

Kenzi sempat melarikan diri dan bersembunyi di sawah hingga kuburan untuk menghindari kejaran polisi. Tapi usahanya sia-sia karena polisi berhasil membekuk Kenzi.

"Sampai tim opsnal jatanras menangkap pelaku dan membawa pelaku ke Polres Metro Bekasi guna dilakukan pemeriksaan," sambung Gidion.

Konpers kasus penyiraman air keras (Dok Polres Metro Bekasi)Konpers kasus penyiraman air keras. (Dok Polres Metro Bekasi)

Pelaku dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 76 C jo Pasal 80 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2004, Pasal 44 ayat (2) UU Nomor 23 Tahun 2004, Pasal 355 KUHP, Pasal 353 KUHP, dan Pasal 351 KUHP. Pelaku terancam hukuman penjara paling berat 5 tahun dan paling lama 12 tahun.

Kerap Cekcok dengan Istri

Diketahui, Kenzi dan istrinya, SH (25), sering cekcok permasalahan rumah tangga. SH kerap meminta cerai kepada Kenzi.

Namun perseteruan itu sempat didamaikan oleh RT setempat. Tapi karena Kenzi pengangguran sehingga tidak menafkahi, akhirnya SH meminta cerai kembali.

Istri Kenzi lalu mengucapkan kata-kata yang membuat Kenzi sakit hati dan emosi. Ia lalu membeli air keras dam menyiramkannya ke SH selaku istrinya, juga anaknya, RS (2), dan mertuanya, SHA (57).

(isa/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT