ADVERTISEMENT

Wagub Imbau Remaja 'SCBD' di Dukuh Atas Tak Merokok

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Sabtu, 09 Jul 2022 02:53 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto: Nahda/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengimbau supaya remaja Sudirman Citayam Bojonggede Depok, atau dikenal dengan istilah SCBD, tidak merokok saat nongkrong di Taman Dukuh Atas. Riza menyarankan lebih baik uang untuk membeli rokok ditabung.

"Usia muda rugi kalau besar sekali merokok. Mending uangnya ditabung," kata Riza dalam instagram pribadinya @arizapatria, Jumat (8/7/2022).

Meski begitu, Riza mempersilahkan warga dari wilayah mana pun memanfaatkan ruang publik di Ibu Kota. Asalkan, bisa disiplin dengan membuang sampah pada tempatnya.

"Anak Bojong Gede, Citayam, semuanya saudara kita juga, siapapun boleh main ke Jakarta. Yang paling penting sampahnya masukkan ke dalam tas, atau ke tempat yang telah disediakan," ujar Riza.

Politikus Gerindra itu mengaku kerap melihat kreasi video anak muda yang nongkrong di sekitar kawasan Dukuh Atas. Dia bahkan memuji selera busana para remaja itu. Kendati demikian, dia mengimbau supaya mereka dapat beraktivitas sesuai dengan waktu.

"Anak Bojong Gede dan Citayam Fashion Show nggak ada masalah. Saya lihat di medsos, outfit, sepatu mereka keren2, produk lokal juga kan. Soal fashion show disesuaikan waktunya, di trotoar silahkan," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Area Taman Stasiun MRT Dukuh Atas, Jl Sudirman, Jakarta Pusat tengah viral di media sosial lantaran dibanjiri para ABG (anak baru gede) dari pinggiran Jakarta. Belakangan, area ini disebut sebagai 'Citayam Fashion Week' karena menjadi tempat nongkrong dan saling memamerkan gaya busana unik para remaja tersebut.

Sayangnya, aktivitas nongkrong para remaja dan pengunjung Area Taman Stasiun MRT Dukuh Atas belakangan banyak disorot karena meninggalkan bekas sampah termasuk puntung rokok. Persoalan lainnya adalah, para perokok ini banyak yang masih di bawah umur.

Jika diperhatikan, di area taman Stasiun MRT Dukuh Atas memang tidak terlihat adanya papan tanda Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Hal ini juga dikonfirmasi oleh salah satu petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat yang berjaga di sana.

"Memang di sini imbauannya bukan untuk tidak merokok ya, karena sulit melarang karena ini area terbuka. Tapi kita edukasi dan lakukan razia jika ada sampah atau puntung rokok yang dibuang sembarangan," ujar Wasis Gunawan, Kasie Penanganan Peran Serta Masyarakat dan Penataan Hukum Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, saat ditemui detikcom, Kamis (7/7/2022).

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat dr Budi Setiawan menyebut seharusnya fasilitas umum seperti taman dan area transportasi publik merupakan kawasan yang otomatis bebas dari asap rokok.

"Jadi sebenarnya ini kan sudah ada aturan yang tertuang dalam instruksi Gubernur, ada 7 area bebas rokok termasuk area fasilitas umum dan kendaraan umum. Ini kan masuk ya dalam area ini, memang wajib dilaporkan kalau diketahui ada pelanggaran ini untuk dilakukan tindakan," ucapnya pada detikcom, Jumat (8/7/2022).

Menurut dr Budi seharusnya walaupun belum ada papan tanda KTR, petugas di sana sudah memahami aturan kawasan tanpa rokok.

Simak Video 'Bocil - bocil dengan Outfit Maksimal Tampil di 'Citayam Fashion Week':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/dwia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT