ADVERTISEMENT

Gerindra Kantongi Cawapres, PKB Siap Berunding Riang Gembira

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 07 Jul 2022 11:32 WIB
Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda.
Wasekjen PKB Syaiful Huda. (Azizah/detikcom)

Lantas, seperti apa nantinya jika PKB dan Gerindra punya paslon masing-masing? Huda mengatakan perbedaan yang terjadi akan diselesaikan di meja perundingan. Dia memastikan pihaknya akan terus fokus menyosialisasikan Cak Imin.

"Misalnya keputusan Gerindra yang mengusung Pak Bowo sebagai calon presiden dan keputusan PKB yang mengusung Gus Muhaimin sebagai calon presiden, ini sudah jelas berbeda. Tidak mungkin dong dalam satu koalisi ada dua capres, maka perbedaan ini akan kita selesaikan di meja perundingan siapa yang capres dan siapa yang cawapres," ujar Huda.

"PKB akan terus kerja fokus sosialisasi pemenangan Gus Muhaimin sebagai capres sampai nanti kita masuk tahapan deklarasi koalisi dengan Gerindra dan tahapan penetapan pasangan capres-cawapres yang kita usung bersama," lanjut dia.

Sebelumnya diberitakan, Partai Gerindra mengaku sudah mengantongi nama kandidat cawapres yang akan berpasangan dengan Prabowo Subianto. PKB, yang berkoalisi dengan Gerindra, meyakini nama ketum mereka, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, jadi cawapres pendamping Prabowo. Apakah ada nama Cak Imin ada di kandidat cawapres Prabowo?

Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad tidak menyebut gamblang kepastian Cak Imin akan mendampingi Prabowo. Meski begitu, dia mengatakan bakal mengumumkan nama cawapres untuk Prabowo pada waktu yang dianggap tepat.

"Jadi kalau soal cawapres, ya kita harus patuh pada mekanisme partai anggaran dasar yang diberlakukan Gerindra. Sehingga soal itu belum bisa dibicarakan pada saat ini. Mohon sabar dan tunggu pada waktunya itu pasti akan kita keluarkan," ujarnya.

Dasco mengaku belum bisa membeberkan terkait potensi Cak Imin menjadi pendamping Prabowo maju di 2024. Namun, dia memastikan sudah ada nama cawapres yang dikantongi Gerindra.

"Saya nggak bisa bilang sekarang. Karena takut melanggar aturan yang ada. Kemarin kita bilang bahwa sudah ada yang kita kantongin. Itu betul sudah ada," kata Dasco.


(maa/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT