ADVERTISEMENT

Thomas Matulessy Nyatakan Sejarah Pattimura Keliru, Minta Jokowi Bertindak

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 06 Jul 2022 18:31 WIB
Pattimura Pahlawan Nasional dari Tanah Maluku, Ini Sosoknya
Kapitan Pattimura dalam gambaran yang dikenal secara umum. (Situs Kemensos)
Jakarta -

Keluarga Matulessy dari Pulau Haruku Provinsi Maluku menyatakan sejarah Kapitan Pattimura yang diakui negara selama ini adalah keliru. Mereka mengklaim sebagai keturunan asli Kapitan Pattimura.

Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPN) menghubungkan detikcom dengan Thomas Matulessy (bernama sama dengan Thomas Matulessy yang hidup di Abad 18-19) yang menyatakan pihaknyalah sebagai keturunan asli pahlawan nasional itu.

"Saya adalah generasi ke-6 dari Thomas Matulessy," kata Thomas kepada detikcom, Rabu (6/7/2022).

Thomas adalah pria kelahiran Hulaliu, Pulau Haruku, tahun 1957, dan sekarang tinggal di Ambon.

Minta Jokowi revisi SK Pattimura

Dia mengklaim punya bukti-bukti bahwa pihaknyalah pewaris keturunan Kapitan Pattimura atau Thomas Matulessy yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 6 November 1973 lewat SK 087/TK/1973.

"Kekeliruan pertama, Indonesia hanya menulis secara secara sepihak mengenai Pattimura. SK Presiden yang dikeluarkan tahun 1973 itu tidak menyebut Thomas Matulessy namun hanya disebut Kapitan Pattimura saja," kata Thomas.

Catatan sejarah menyatakan tokoh yang merebut benteng Duurstede di Saparua pada 1817 adalah Thomas Matulessy dan kawan-kawannya. Maka, SK itu perlu direvisi dengan mencantumkan nama Thomas Matulessy.

"Presiden harus mencantumkan nama Thomas Matulessy dalam lampiran SK Presiden sebagai pahlawan nasional," kata Thomas.

Thomas Matulessy (Dok Istimewa)Thomas Matulessy (Dok Istimewa)

Pada 12 Mei 2022 bertempat di Gedung Student Center FKIP Unpatti, keluarga besar Matulessy menggelar Musyawarah Besar bertajuk 'Meluruskan Sejarah Asal-usul Pahlawan Nasional Thomas Matulessy alias Kapitan Pattimura'. Hadir dalam acara itu, Staf Ahli Gubernur dan membacakan sambutan Gubernur Maluku. Revisi SK menjadi rekomendasi nomor satu dari Musyawarah Besar itu. Thomas sendiri berencana menyampaikan surat ke Presiden Jokowi, segera.

Silsilah

Thomas menunjukkan gambar silsilah keluarga Matulessy yang dia sebut sebagai bukti sejarah, berasal dari tahun 1908. Silsilah ini tidak diteliti pada tahun '70-an dulu sehingga pemerintah salah menentukan ahli waris Kapitan Pattimura. Demikianlah menurut Thomas.

"Kekeliruan kedua, mereka (tim sejarawan pemerintah di masa lalu) tidak bikin penelitian di seluruh negeri (sebutan desa di Maluku) yang punya marga Matulessy, sehingga mereka salah menentukan ahli waris Thomas Matulessy. Ini karena pemerintah tidak punya data silsilah yang asli sehingga mereka membuat catatan bahwa Kapitan Pattimura tidak kawin dan tidak punya keturunan," kata Thomas.

Kapitan Pattimura atau Thomas Matulessi, dokumen dari keluarga di Hulaliu, Saparua. (Dok Thomas Matulessy)Silsilah (Dok Thomas Matulessy)

Dengan demikian, ada dua klaim soal asal-usul Kapitan Pattimura. Pertama, asal-usul dari keluarga di Haria, Pulau Saparua yang lebih dulu diakui pemerintah. Kedua, silsilah dari Desa (Negeri) Hulaliu, Pulau Haruku, Maluku Tengah. Thomas mengklaim silsilah yang benar adalah dari pihaknya, yakni Kapitan Pattimura atau Thomas Matulessy berasal dari Hulaliu Pulau Haruku, bukan dari Saparua.

"Dalam silsilah itu, ayahnya bernama Corneles dalam tuturan orang tua ibunya bernama Petrosina Noya," kata dia.

Selanjutnya, Pattimura lahir di Haruku vs Saparua

Saksikan juga Anggota Dewan Pengawas BPKH: Mengatasi Biaya Haji yang Semakin Tinggi.

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT