ADVERTISEMENT

Rekayasa Perampokan Sopir Truk 'Dibuang' di Bogor Terbongkar Berkat Ini

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 06 Jul 2022 18:22 WIB
Pelaku kejahatan jalanan diborgol polisi / pelaku street crime. Agung Pambudhy/Detikcom.
Ilustrasi Borgol (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kasus perampokan sopir truk muatan 25 ton gula di Tol Cikupa, Tangerang, ternyata rekayasa belaka. Rekayasa perampokan ini terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan mendalam.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan sopir truk justru menghilang ketika polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut dari kasus perampokan itu. Sopir truk tersebut, pria berinisial MI, awalnya membuat laporan seolah-olah dirinya telah dirampok dan dibuang di Bogor.

"Kecurigaan kami korban kok justru menghilang ketika polisi melakukan penyidikan," kata Hengki saat dihubungi, Rabu (6/7/2022).

Hengki belum memerinci soal motif rekayasa perampokan yang dilakukan sopir truk tersebut. Dia menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan kepada tiap pihak yang terlibat.

"Nanti kami sampaikan detailnya saat rilis," ucap Hengki.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Handik Zusen sebelumnya mengatakan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi mengungkap adanya rekayasa pada kasus perampokan sopir truk di Tol Cikupa.

"Sudah kami lakukan penyelidikan dan olah TKP serta keterangan saksi-saksi, bahwa perampokan itu tidak ada alias direkayasa," ujar Handik.

Sopir Truk 'Dibuang' ke Bogor

Pria berinisial MI (28) ditemukan dalam kondisi kaki dan tangan terikat serta mata dan mulut dilakban di Kabupaten Bogor. MI diselamatkan warga pada Rabu (9/6) pagi lalu.

Kepada warga, MI mengaku dirampok di Tol Cikupa, Tangerang. Sopir truk bermuatan gula pasir ini kemudian diikat kaki dan tangannya, lalu dibuang ke Bogor.

Lihat juga video 'Detik-detik Rampok Sekap Karyawan Disdik Kabupaten Tasikmalaya':

[Gambas:Video 20detik]


Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT