ADVERTISEMENT

Penjelasan KPK soal Lili Pintauli di Bali dan Absen Sidang Etik Dewas

Nahda Rizki Utami - detikNews
Rabu, 06 Jul 2022 14:56 WIB
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat menerima rombongan finalis Puteri Indonesia di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (24/5/2022).
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (Andhika Prasetia/detikcom)

Lebih lanjut, Ali mengatakan urgensi pertemuan Lili bersama pimpinan KPK yang lain dalam acara G20 ACWG di Bali sangat penting. Menurutnya, acara itu memberikan kesempatan bagi KPK untuk memberikan kontribusi terhadap pemberantasan korupsi.

"KPK menyadari urgensi pertemuan ini, mengingat korupsi sebagai salah satu permasalahan global yang menghambat pertumbuhan ekonomi nasional suatu negara. Di mana untuk memberantasnya butuh kerja sama, kolaborasi, dan duduk berdampingan berdiskusi guna menghasilkan solusi konkret atas permasalahan bersama tersebut," imbuh Ali.

"Sebagai Chair ACWG dalam Presidensi G20 tahun 2022, menjadi kesempatan bagi KPK untuk memberikan kontribusi yang optimal bagi pemberantasan korupsi pada tataran nasional maupun global," tambahnya.

Penundaan Sidang Etik Lili Berujung Kritik

Indonesia Corruption Watch (ICW) mengkritik Lili Pintauli Siregar yang berada di Bali, sehingga membuat sidang etik di Dewan Pengawas (Dewas) KPK tertunda. ICW menilai Lili tidak menghargai Dewas KPK.

"ICW menilai absennya Saudari Lili Pintauli dari persidangan perdana dugaan pelanggaran kode etik di Dewan Pengawas menunjukkan iktikad buruk dari yang bersangkutan dan sikap tidak menghargai kelembagaan Dewan Pengawas," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana kepada wartawan, hari ini.

Kurnia mengatakan kehadiran Lili dalam agenda G20 ACWG 2022 di Bali dapat diwakilkan oleh pimpinan KPK lain. Dia menyebut jadwal sidang etik sudah diinformasikan Dewas KPK beberapa hari sebelumnya.

"Bagaimana tidak, agenda di Bali tersebut sudah barang tentu dapat diwakilkan oleh pimpinan KPK lainnya, apalagi mengingat jadwal sidang perdana telah diinformasikan Dewan Pengawas beberapa hari sebelumnya," jelas Kurnia.

Absennya Lili di sidang etik juga disindir oleh mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Saut mengatakan tidak ada koordinasi antara Pimpinan KPK dengan Dewas KPK terkait sidang etik Lili.

Aktivis anti korupsi dari ICW, Kurnia Ramadhana memberikan pernyataan pers di Gedung Dewan Pengawas KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta, Jumat (11/6/2021).  Indonesia Corruption Watch (ICW) melaporkan dugaan pelanggaran kode etik Ketua KPK, Firli Bahuri ke Dewan Pengawas KPK. Dugaan tersebut terkait penggunaan sewa helikopter oleh Firli Bahuri, beberapa waktu lalu. (ARI SAPUTRA/detikcom)Aktivis antikorupsi dari ICW, Kurnia Ramadhana (Ari Saputra/detikcom)

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT