ADVERTISEMENT

Guru yang Singgung Habib Rizieq dan Holywings Dipanggil Disdik Depok

Dwi Rahmawati - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 22:42 WIB
Teacher hand is holding pen for checking student homework assignments on desk in school. Unfinished paperwork stacked in archive with color paper and binder paper clips. Education and business concept
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/NuPenDekDee)
Depok -

Seorang guru berinisial ER berkomentar di media sosial yang mengaitkan mantan petinggi FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) dengan penutupan Holywings dipanggil Dinas Pendidikan Depok, Jawa Barat. Guru tersebut dimintai keterangan terkait cuitannya di media sosial itu.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD pada Disdik Depok Wawang Buang mengatakan ER sudah dipanggil pada Senin (4/7/2022). Disebut guru tersebut masih berstatus honorer.

"Kami dari Disdik, mengikuti dinamika yang terjadi, telah memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan terkait cuitannya yang menyinggung HRS," papar Wawang saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (5/7/2022).

Setelah ER dimintai keterangan, Wawang menyebut alasan ER mencuitkan hal itu karena ingin mengapresiasi kinerja pemerintah. Wawang pun sempat heran terkait keterangan yang diberikan ER.

"Nah ini yang nggak masuk akal, hanya karena ingin mengapresiasi kinerja pemerintah pusat dengan Pak Jokowinya. Masa sedemikian rupa, mengungkapkan kata-kata yang belum tahu kepastiannya terhadap orang yang dianggap berseberangan dengan pemerintah dalam ini HRS," kata Wawang.

Disdik Depok menilai cuitan sang guru menimbulkan keresahan di masyarakat. Untuk diketahui guru SD di wilayah Bojongsari sempat mengunggah cuitan mengenai penutupan Holywings dan Habib Rizieq.

Awalnya pada Selasa (28/7) akun Twitter @Dennysiregar7 mengunggah sebuah gambar dua judul artikel soal Habib Rizieq yang dikaitkan dengan keputusan Gubernur DKI Jakarta untuk menutup Holywings.

"Tunduk pada napi," kata Denny dalam cuitannya.

Guru itu lantas menjawab cuitan dengan kalimat "Soalnya si Rizik sudah kagak terima upeti lagi dari diskotek itu," ujarnya. Cuitan ER pun mendapat beragam respons dari warganet.

ER kemudian diketahui sempat membuat video permintaan maaf berdurasi 30 detik. Ia menyebut cuitan dirinya tak pantas dan murni kesalahan pribadi.

Rumah ER sempat 'digeruduk', simak pada halaman berikut.

Simak Video: Heboh Guru di Depok 'Digeruduk' Usai Singgung HRS dan Holywings

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT