ADVERTISEMENT

Jejak Anak Kiai Jombang Dilindungi Ayah: Kasus Pencabulan 2017, DPO 6 Bulan

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 14:47 WIB
Demo di Polres Jombang minta MSAT anak kiai tersangkan pencabulan santriwati segera ditangkap
Demo di Polres Jombang meminta MSAT anak kiai tersangka pencabulan santriwati segera ditangkap. (Dok. Istimewa)

2022: MSAT masuk DPO

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan, kasus ini menjadi atensi Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta. Untuk itu, pihaknya akan melakukan proses tahap dua secepatnya.

"Secepatnya kita akan proses tahap dua, targetnya secepatnya," kata Gatot kepada detikcom di Surabaya, Kamis (6/1/2022).

MSAT, kini resmi masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Penerbitan DPO karena MSAT kerap mangkir dalam panggilan polisi. "Kita sudah menerbitkan DPO," kata Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Totok Suharyanto di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (14/1).

Totok mengatakan berkas perkara dugaan pencabulan yang menjerat MSAT telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, pada 4 Januari lalu.

Untuk itu, pihaknya berupaya segera melakukan proses tahap 2 atau pelimpahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan. Itu akan dilakukan secepatnya.

2022: Aksi kejar-kejaran

Aksi kejar-kejaran bak film koboi terjadi saat polisi hendak menangkap MSAT. Dalam kejar-kejaran ini, polisi mengamankan sebuah senjata air gun.

Kejar-kejaran bak film koboi ini terjadi di kawasan jalan raya Jombang. Dalam menangkap MSAT, tim gabungan Polda Jatim dan Polres Jombang menyergap iring-iringan mobil yang dikendarai rombongan MSAT. Namun MSAT yang diduga dalam rombongan tersebut berhasil kabur. Polisi hanya mengamankan tiga orang dan satu pucuk senjata air gun.

"Resmob Polda Jatim meminta bantuan Polres Jombang untuk melakukan penindakan terkait DPO MSAT yang kami duga ada di rombongan tersebut," kata Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat kepada wartawan, Minggu (3/7/2022).

Tim gabungan Resmob Polda Jatim dan Satreskrim Polres Jombang mengejar iring-iringan sekitar 3 mobil sejak dari Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, pada Minggu (4/7), sekitar pukul 13.00 WIB. Namun rombongan tersebut menolak berhenti dan kabur ke arah utara. Pengejaran berlanjut hingga di kawasan Ploso, Jombang.

Saat tiba di kawasan Ploso, salah satu mobil dari rombongan tersebut justru memepet anggota Resmob Polda Jatim yang melakukan pengejaran menggunakan sepeda motor. Mobil Isuzu Panther warna hitam itu sempat akan menabrak polisi yang berusaha menghentikannya. Padahal petugas sudah menyampaikan kepada mereka

Tim gabungan akhirnya menghentikan mobil Panther tersebut. Namun, dua mobil lainnya berhasil lolos dari penyergapan polisi. Dalam mobil ini, polisi mengamankan tiga orang untuk dimintai keterangan ke Polda Jatim.


(rdp/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT