ADVERTISEMENT

Sidang Etik Ditunda, Pimpinan KPK Lili Pintauli Sedang di Bali

Nahda Rizki Utami - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 14:35 WIB
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat menerima rombongan finalis Puteri Indonesia di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (24/5/2022).
Lili Pintauli Siregar (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Dewan Pengawas (Dewas) KPK menunda sidang etik terhadap Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Sidang etik ditunda karena Lili dikabarkan tengah berada di Bali untuk mengikuti rangkaian acara putaran kedua G20 Anti Corruption Working Group (ACWG) 2022.

Hal itu dikonfirmasi anggota Dewas KPK Albertina Ho. Albertina membenarkan sidang etik Lili diundur pada 11 Juli.

"Betul sidang ditunda karena yang bersangkutan tidak hadir di sidang," kata anggota Dewas KPK Albertina Ho saat dihubungi, Selasa (5/7/2022).

"Iya (sidang ditunda karena Lili sedang mengikuti acara G20 ACWG 2022 di Bali), berdasarkan surat yang diterima majelis dari pimpinan KPK," sambungnya.

Dalam video yang dilihat detikcom di YouTube KPK RI, Selasa (5/7/2022), Lili terlihat memberikan sambutan saat acara G20 ACWG di Bali berlangsung. Lili sempat membahas pentingnya acara tersebut untuk melawan kasus korupsi.

"G20 merupakan forum ekonomi global yang mempromosikan dialog untuk menyelesaikan berbagai tantangan ekonomi termasuk isu anti korupsi melalui kelompok kerja anti korupsi G20l" kata Lili.

"Kelompok kerja antikorupsi G20 memainkan peranan penting dalam forum dan memberikan rekomendasi komprehensif untuk mendorong upaya negara G20 dalam memerangi korupsi," tutur Lili.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar akan menjalani sidang etik Dewas KPK pagi hari ini. Lili akan disidang berkaitan dengan fasilitas nonton MotoGP.

"Sidang jadi nanti jam 10.00 WIB," kata Ketua Dewas KPK Tumpah Hatorangan Panggabean mengkonfirmasi, saat dihubungi detikcom, Selasa (5/7/2022).

Tumpak belum mendapatkan konfirmasi apakah Lili Pintauli akan hadir dalam sidang. Dia juga belum menjelaskan terkait materi sidang.

"Belum tahu, nanti kita lihat," ucapnya.

Sementara itu, Dewas KPK Albertina Ho juga membenarkan rencana sidang Lili Pintauli. Dia menyebut sidang etik itu memiliki tenggat 60 hari kerja.

"Ya (sidang) tertutup, tenggat waktu 60 hari kerja," jelas Albertina.

Nantinya Dewas KPK akan memutuskan vonis terhadap dugaan fasilitas MotoGP yang didapat Lili. Jika Lili terbukti bersalah, Dewas KPK akan kembali menghukumnya.

Dewas KPM Albertina Ho sebelumnya memastikan dugaan pelanggaran kode etik Lili menemui babak baru. Albertina Ho menyebut Lili akan menjalani sidang etik.

"Dilanjutkan ke sidang etik," kata anggota Dewan Pengawas KPK Albertina Ho saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (28/6).

Lili sudah kesekian kalinya dilaporkan ke Dewas KPK. Terbaru, Lili diduga menerima fasilitas serta akomodasi menonton gelaran MotoGP Mandalika pada Maret 2022.

Dalam laporan itu, Lili Pintauli diduga menerima tiket penginapan dan tiket MotoGP Mandalika. Diketahui, Dewas KPK telah meminta konfirmasi pihak BUMN, yakni PT Pertamina, untuk membawa dokumen-dokumen yang berhubungan dengan perkara ini.

Dokumen itu antara lain tiket MotoGP pada Grandstand Premium Zone A-Red dan penginapan di Amber Lombok Beach Resort. Lili sebelumnya juga pernah dijatuhi sanksi etik pemotongan gaji terkait penyalahgunaan pengaruh dan hubungannya dengan pihak beperkara di KPK, yakni Walkot Tanjungbalai nonaktif M Syahrial.

Simak Video 'Lili Pintauli Hadapi Sidang Etik Perdana Terkait Fasilitas Nonton MotoGP':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/yld)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT