ADVERTISEMENT

Pria Berpistol Pelaku Penyekapan Tabrak Pemotor di Sunter, 4 Orang Terluka

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 14:21 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Polisi menangkap pria bernama Ronny (42) terkait tindakan penyekapan dan pemerasan di Sunter, Jakarta Utara. Pelaku sempat menabrak belasan motor dan melukai sejumlah orang ketika mencoba melarikan diri.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (4/7) sekitar pukul 13.30 WIB. Polisi menyebut ada empat orang yang terluka akibat tindakan pelaku.

"Total empat korban terluka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Selasa (5/7/2022).

Zulpan mengatakan pelaku melakukan aksi penyekapan dan pemerasan kepada remaja berusia 16 tahun di daerah Jakarta Barat pada Senin (4/7) siang. Keluarga korban kemudian melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya.

Keberadaan pelaku akhirnya terendus di daerah Kampung Bahari, Jakarta Utara, pada sore hari. Pelaku Ronny kemudian kabur ketika polisi mencoba menangkapnya.

Zulpan mengatakan dalam upaya pelariannya, mobil yang dikendarai pelaku kemudian menabrak sejumlah kendaraan warga di lokasi.

"Pada saat melakukan pengejaran mobil pelaku melaju dengan kencang dan menabrak beberapa motor dan mobil masyarakat serta menabrak beberapa petugas yang mencoba menghentikan mobil pelaku," jelas Zulpan.

Upaya kabur dari pelaku terus berlanjut hingga nekat melawan arah. Polisi pun terpaksa melepaskan tembakan untuk melumpuhkan pelaku tersebut.

"Pada saat melakukan pengejaran, pelaku melawan arah dan banyak menabrak korban-korban lain. Kemudian pelaku juga tidak kunjung berhenti dan Tim Opsnal melakukan tindakan kepolisian yang terarah serta terukur untuk melumpuhkan pelaku," jelas Zulpan.

Empat orang terluka akibat tindakan ugal-ugalan pelaku. Para korban bernama Paharudin, Hari Susantu, Kodir, Gugun.

Pelaku Sekap ABG dan Minta Tebusan

Pelaku menyekap remaja berinisial CAT (16). Mulanya korban berpamitan ke orang tuanya untuk pergi ke Seasons City. Namun, tiba-tiba orang tua pelaku dihubungi rekan korban bahwa korban dibawa orang tak dikenal.

"Saksi menghubungi pelapor (orang tua korban) menjelaskan bahwa korban dibawa oleh terlapor (seorang laki-laki tidak dikenal) dengan menggunakan mobil dan terlapor juga meminta uang tebusan sebesar Rp 50.000.000," ujar Zulpan.

Pelaku juga mengambil sejumlah barang dan harta milik korban. Selain itu, korban dipaksa mengambil uang tunai di ATM.

"Terlapor mengambil barang-barang milik korban berupa handphone, uang, dan tas. Sebelumnya terlapor memaksa korban untuk mengambil uang tunai di ATM CIMB Niaga daerah Jl. Raya Kodam, Jakarta Pusat, pukul 13.25 WIB senilai Rp 5.000.000," lanjutnya.

Setelah itu, orang tua korban melaporkan kejadian ini ke polisi.

Simak juga 'Detik-detik Waria di Sidrap Ngamuk-Bawa Sajam Gegara Fashion Show Dibatalkan':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/isa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT