ADVERTISEMENT

Suara Mahasiswa

KAMMI: Kita Harus Jujur, Polri Lakukan Perbaikan di Sana-Sini

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 04 Jul 2022 12:48 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di acara Hari Bakti Kesehatan di Titik 0 Km IKN (Foto: dok Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di acara Hari Bakti Kesehatan di Titik 0 Km IKN (Foto: dok Polri)
Jakarta -

Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Zaky A Rivai, memandang Polri saat ini telah melakukan perbaikan di berbagai aspek menginjak usia ke-76 tahun. Pembenahan dalam tubuh Polri, menurut Zaky, demi mencapai standar visi Presisi yang digagas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Saya sebagai ketua organisasi dan sebagai masyarakat melihat bahwa, kita harus jujur, ada beberapa hal yang memang dilakukan kepolisian, perbaikan sana sini," kata Zaky kepada wartawan pada Sabtu (2/7/2022).

Zaky menuturkan memang kinerja Polri masih belum sepenuhnya sesuai harapan masyarakat. Di media sosial, lanjutnya, masih banyak komentar yang mempertanyakan keadilan atas proses hukum di kepolisian.

"Memang ada beberapa kekurangan yang harus diperbaiki, kita melihat di media sosial itu masih ada orang-orang yang mempertanyakan keadilan dan juga mempertanyakan kinerja kepolisian," ucap Zaky.

"Dari berbagai sisi, (kinerja polisi) ada peningkatan, namun juga memang ada slogan yang diniatkan kepolisian sehingga mencapai standar Presisi," sambung dia.

Berdasarkan pengamatan Zaky terhadap pribadi Jenderal Sigit, dia menuturkan pribadi mantan Kapolda Banten itu memang terbuka terhadap kritik. Namun tak semua polisi berkepribadian seperti Sigit.

"Secara person, Pak Kapolri memang orangnya terbuka dengan segala kritikan. Namun dari kacamata publik, ada beberapa oknum yang memang tidak bisa menerima kritikan. Jadi kalau kita melihat langsung Kapolri, track record-nya, saya kira memang beliau terbuka. Cuma harus dievaluasi bagaimana sikap seperti ini bisa menyeluruh di institusi Polri," ungkap Zaky.

Transformasi Digital Polri

Zaky mengomentari salah satu program Polri di masa kepemimpinan Sigit, yakni transformasi digital. Menurutnya, memang pelayanan berbasis digital harus direalisasikan, apalagi mengingat situasi pandemi COVID-19 yang membatasi keleluasaan interaksi tatap muka.

"Digitalisasi seharusnya sudah dari kemarin-kemarin. Apalagi kita saat dipukul pandemi, kita terbatas untuk melakukan segala sesuatu secara luring (luar jaringan), hal seperti (transformasi digital) ini baik," tutur dia.

"Tilang elektronik juga bagus karena mengurangi pengemudi ugal-ugalan di jalan, dan mengurangi pungli atau transaksi damai di tempat. Dalam penanganan kejahatan di dunia digital juga seperti pinjol sudah ada langkah-langkah bagus," lanjut dia.

(aud/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT