ADVERTISEMENT

Suara Mahasiswa

Hikmahbudhi Puji Kapolri yang Turun Langsung Kawal Demo Mahasiswa

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 04 Jul 2022 09:39 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berorasi dari atas mobil komando
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama pimpinan DPR saat menemui massa demo/Foto: dok ist
Jakarta -

Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) menilai Polri saat ini semakin humanis. Terutama dalam mengawal mahasiswa saat berunjuk rasa.

"Dalam mengawal penyampaian pendapat di muka umum, menurut saya mereka sudah humanis. Seperti saat aksi mahasiswa besar-besaran di DPR beberapa bulan lalu," kata Ketua Umum Hikmahbudhi, Wiryawan, kepada wartawan pada Minggu (3/7/2022).

Wiryawan mengungkit aksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang naik kem mobil komando dan ikut berorasi di tengah mahasiswa. Menurutnya hal itu menunjukkan Polri bersikap terbuka terhadap aspirasi mahasiswa dan menjunjung demokrasi.

"Kan Bapak Kapolri juga turun langsung. Ini baru pertama kali ada Kapolri naik ke mobil komando massa. Saya pikir keterbukaan dan demokrasi Polri terhadap mahasiswa, kami rasakan di zaman beliau," imbuh Wiryawan.

Dia kemudian menyampaikan mulai ada perbaikan di Polri dalam hal kinerja. Terkait momen HUT Bhayangkara ke-76, Polri disebut sudah mulai kembali ke jalur yang profesional.

"Saat ini Polri mulai on the track meski belum sempurna. Jadi prediktif, responsibilitas, transparansi, berkeadilan. Saya pikir perlu dipertahankan," ucap dia.

Pernyataan tersebut, lanjut Wiryawan, didasari banyaknya kabar oknum polisi yang dipecat usai melakukan pelanggaran. Wiryawan menyebut Polri kini terbuka terkait perilaku menyimpang anggotanya, dan sanksi terhadap oknum.

"Banyak masalah di internal Polri yang saat ini diselesaikan atau dalam proses penyelesaian, baik disiplin anggota maupun penegakan hukum lainnya. Pengamatan saya, banyaknya kasus yang diungkap atau muncul di internal Polri memang dari transparan dan tegaknya penindakan yang dilakukan Polri sendiri," jelas dia.

"Kita lihat banyak kasus-kasus anggota yang melakukan tindakan di luar aturan banyak yang dipecat, dicopot," imbuh Wiryawan.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT