ADVERTISEMENT

Suara Mahasiswa

Ketum IMM: Komunikasi Kapolri ke Mahasiswa Luar Biasa

Audrey Santoso - detikNews
Minggu, 03 Jul 2022 15:41 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Dok Polri)
Jakarta -

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Abdul Musawir Yahya, mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai prototype polisi humanis. Dia berharap sikap Sigit dapat ditiru seluruh anggota polisi, terutama para kapolda.

"Presisi yang dilakukan oleh Pak Kapolri yang sekarang sudah sangat terasa, itu Kapolrinya. Usaha Kapolri untuk menjadikan Polri diterima masyarakat, dengan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kapolri prototype untuk aparat-aparat di daerah," kata Abdul kepada wartawan, Sabtu (2/7/2022).

Menurut Abdul, konsep Presisi digalakkan karena adanya sikap-sikap polisi yang tak humanis. Oleh karena itu sejak awal kepemimpinan Sigit, mantan Kabareskrim itu membumikan wajah polisi humanis.

"Adanya seruan untuk Presisi, bersikap humanis kepada masyarakat karena ada sebelumnya sikap-sikap kepolisian yang tidak humanis. Yang diangkat oleh Kapolri sekarang adalah wajah polisi yang humanis. Itu signal bagi kapolda-kapolda untuk meniru, tapi nyatanya belum semua," ungkap dia.

Lebih lanjut, Abdul melihat upaya keras Sigit membenahi Polri. Oleh karenanya, dia berharap para kapolda peka terhadap maksud Sigit.

"Saya berharap Polri semakin komunikatif saat bicara dengan masyarakat, peka terhadap protoype yang telah dibuat Kapolri. Lebih peka meniru itu. Dengan komunikasi, buktinya semua bisa selesai, tanpa arogansi dan represif," ujar dia.

"Kalau kami telusuri meski masih banyak oknum-oknum aparat kepolisian memang, namun Kapolri sekarang punya upaya yang besar untuk memperbaiki. Kalau cari titik kesempurnaan, memang masih banyak yang perlu dibenahi," imbuh dia.

Kapolri Tak Larang Mahasiswa Aksi, Hanya Ingatkan Harus Damai

Abdul mengaku Sigit memiliki cara berkomunikasi yang diterima mahasiswa. Urusan unjuk rasa, Sigit tak pernah melarang. Namun, lanjut Abdul, Sigit mengingatkan agar gelaran aksi berjalan damai.

"Contohnya, komunikasi Kapolri dengan teman-teman mahasiswa itu luar biasa. Contoh yang harus ditiru beberapa kapolda di bawah. Mahasiswa ini sering diajak komunikasi semisal kasus-kasus tertentu, bahkan saat kami follow up suatu kasus," tutur Abdul.

"Kemudian saat kami ada tuntutan kepada Presiden, DPR, maka ya dia tidak melarang aksi. Tapi yang ditekankan bagaimana aksi itu tetap damai," sambung dia.

Abdul lalu menyinggung kehadiran Sigit di tengah massa demo BEM SI. "Seperti dia turun di demo BEM SI itu bangus banget, menunjukkan sikap humanis, itu baru namanya polisi yang mengayomi masyarakat. Kalau kami mau ada aksi, itu tidak menindas, tapi memberikan keempat melakukan orasi," pungkas dia.

(aud/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT