ADVERTISEMENT

Jokowi Disarankan Jadi 'King Maker' di Pilpres 2024

Karin Nur Secha - detikNews
Minggu, 03 Jul 2022 23:25 WIB
Direktur Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan (paling kanan)
Direktur Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan (paling kanan) (Foto: Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Direktur Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan mencalonkan diri untuk memimpin Indonesia kembali. Namun, posisi Jokowi disebut bisa menjadi 'king maker' di pertarungan Pilpres 2024.

"Jadi apa secara politik yang diperlukan pak Jokowi sekarang, yang paling pokok adalah saya kira bagaimana dia menjadi King Maker," ujar Djayadi dalam diskusi Total Politik di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Minggu (3/7/2022).

Djayadi menilai biasanya presiden yang masa jabatannya akan selesai cenderung menjaga jarak terhadap calon yang akan bertarung. Namun, menurutnya tidak pada Jokowi.

"Paling tidak alasannya ada dua ya, pertama proyek strategis-strategis-strategis yang diinginkan menjadi warisan tradisi pak Jokowi yang orang khawatir kalau dilanjutkan orang yang dianggap tidak mengerti betul apa yang diinginkan Jokowi tidak berlanjut dengan berbagai alasan," jelasnya.

"Kedua, jangan lupa Pak Jokowi kan punya Gibran dan Bobby, nah padahal Pak Jokowi tidak punya partai. Bukan secara resmi pemimpin PDI Perjuangan kan," sambungnya.

Djayadi menyebut perlunya peningkatan daya tawar jika Jokowi ingin jadi king maker. Dalam hal ini, kata Djayadi, daya tawar yang dimiliki Jokowi adalah kemampuan untuk mempertahankan situasi di tengah ancaman krisis ekonomi.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Lihat juga Video: Susi Pudjiastuti Akui Sudah Ngobrol dengan Ketum Parpol soal Pilpres, Tapi...

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT