ADVERTISEMENT

Adam Deni Tak Kapok-kapok Tuding Sahroni

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 03 Jul 2022 15:20 WIB
Terdakwa kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang (UU) ITE Adam Deni Gearaka memasuki mobil tahanan usai menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (28/6/2022). Majelis hakim memvonis terdakwa Adam Deni Gearaka dan Ni Made Dwita dengan hukuman empat tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider lima bulan kurungan terkait kasus dugaan pelanggaran UU ITE mengunggah dokumen pembelian sepeda milik Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.
Adam Deni (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta -

Pegiat media sosial Adam Deni seperti tidak mengenal kata 'kapok' saat melontarkan tudingan kepada Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Kali ini, Adam Deni dilaporkan kembali oleh Ahmad Sahroni soal tudingan 'uang Rp 30 miliar'.

Sebagaimana diketahui, Adam Deni ditangkap polisi pada awal Februari 2022 karena unggahan di media sosial. Penangkapan Adam Deni didasari oleh laporan polisi (LP) bernomor LP/B/0040/I/2022/SPKT/Direktorat Tindak Pidana Siber. LP dibuat pada 27 Januari 2022 oleh seseorang berinisial SYD.

Sementara itu, Ni Made juga menjadi tersangka. Ni Made merupakan karyawan swasta yang menjalankan bisnis penjualan sepeda dan spare part di akun @exitdenmark. Ni Made berteman baik dengan Adam Deni sampai menjadikannya admin akun @thenewbikingregetan.

Ni Made, yang kerap disapa Olsen, memiliki nama akun Instagram pribadi @Olsen1213. Sedangkan akun @exitdenmark hanya dipakai untuk berbisnis, yang kini sudah tidak aktif.

Singkat cerita, Ahmad Sahroni tertarik pada sepeda yang dijual Ni Made, lalu kemudian membelinya. Transaksi jual beli sepeda antara Ni Made dan Ahmad Sahroni merupakan data pribadi. Semua dokumen pemesanan dipegang oleh Ni Made Dwita.

Ni Made kemudian mengirim dokumen pembelian sepeda atas nama Ahmad Sahroni ke Adam Deni. Di sinilah Ni Made merasa kecewa karena Sahroni masih memiliki tunggakan atas transaksi tersebut. Ni Made meminta dokumen itu diunggah.

Akibatnya, keduanya divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 5 bulan kurungan terkait kasus ini. Mereka terbukti bersalah melanggar UU ITE. Ini lebih ringan daripada tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa.

Apa tudingan yang kini dilontarkan Adam Deni ke Sahroni? Baca halaman selanjutnya.

Simak Video: Top 5: Heboh Marshanda Hilang hingga Legalisasi Ganja untuk Kesehatan

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT