ADVERTISEMENT

535 e-KTP Warga DKI Terdampak Telah Diganti Buntut Pergantian Nama Jalan

Yulida Medistiara - detikNews
Sabtu, 02 Jul 2022 15:37 WIB
Cara memperbarui alamat KTP perlu diketahui bagi masyarakat yang sudah pindah alamat domisili atau alamat domisili mengalami perubahan. Berikut cara-caranya.
Ilustrasi e-KTP (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan perubahan 22 nama jalan di sejumlah titik di DKI Jakarta. Selama periode 29 Juni hingga 1 Juli kemarin, Disdukcapil DKI Jakarta telah mencetak 535 e-KTP warga terdampak pergantian nama jalan.

Angka ini baru mencapai 18,39 persen dari jumlah target cetak KTP yang ditetapkan sebanyak 2.909 KTP. Sedangkan Kartu Keluarga (KK) yang dicetak sebanyak 318 KK atau 23,42 persen dari jumlah target cetak 1.358 KK.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Budi Awalludin mengatakan pihaknya melakukan layanan jemput bola dan sosialisasi secara door to door untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan terhadap warga yang ingin mengubah alamat sesuai penamaan jalan.

Budi mengatakan layanan administrasi kependudukan (adminduk) ini dilakukan berpindah lokasi secara acak setiap harinya hingga warga memiliki data kependudukan dengan alamat terbaru.

"Setelah masyarakat mengganti dokumen kependudukannya, maka secara bertahap bisa melakukan penggantian dokumen lainnya pada instansi sesuai dengan kebutuhan layanannya," kata Budi, dilansir dari situs resmi Pemprov DKI, Sabtu (2/7/2022).

Ia menambahkan, dokumen kependudukan seperti KTP, KK, SIM, Paspor dan lainnya yang saat ini dimiliki masih sah dan berlaku. Perubahan nama jalan sudah otomatis terekam di sistem online, sehingga dokumen bisa diganti setelah masa berlaku habis.

"Meski demikian, kita juga bakal datang ke rumah-rumah warga untuk membantu penyesuaian dokumen kependudukan secara gratis," ungkap Budi.

Sementara itu, bagi warga DKI yang ingin mendapatkan informasi jadwal maupun lokasi layanan jemput bola adminduk terkait perubahan nama jalan bisa mengakses di akun media @dukcapiljakarta atau mengunjungi laman kependudukancapil.jakarta.go.id.


Anies Sebut Pergantian Nama Jalan Takkan Repotkan Warga

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan warga tidak dibebani biaya dalam mengurus dokumen kependudukan buntut nama jalan diganti. Dia mengatakan perubahan data kependudukan dan data lainnya akan dilakukan secara bertahap.

"Terkait dengan adanya perubahan nama-nama jalan di Jakarta yang perubahan ini konsekuensi yang diduga membebani masyarakat, kami ingin tegaskan bahwa semua perubahan itu tidak membebani biaya maupun yang lain," kata Anies, Senin (27/6).

"Perubahan itu semua yang masih tercatat tetap berlaku dan sambil jalan nanti bertahap dilakukan perubahan. Jadi misalnya kependudukan ketika mengurus KTP baru maka bisa berganti dengan nama jalan yang baru," lanjutnya.

Simak juga 'Anies Ganti Nama Jalan di Jakarta: Ini Tak Selesai di Sini':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT