ADVERTISEMENT

3 Provinsi Baru di Papua Bakal Dipimpin Pj Gubernur Lebih Dulu

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 02 Jul 2022 13:46 WIB
Ilustrasi Pulau Papua
Ilustrasi Pulau Papua (Foto: Google Maps)
Jakarta -

Indonesia resmi memiliki tiga provinsi baru sehingga total provinsi di Indonesia berjumlah 37. Tiga provinsi baru, yang berada di Pulau Papua, akan dipimpin oleh penjabat gubernur lebih dulu.

Tiga provinsi baru itu ialah Provinsi Papua Pegunungan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Selatan. Pengesahan tiga undang-undang tentang tiga provinsi itu dilakukan DPR dalam rapat paripurna yang digelar pada Kamis (30/6/2022).

"Kami akan menanyakan kepada setiap fraksi, apakah RUU Provinsi Papua Selatan, RUU Provinsi Papua Tengah, dan RUU Provinsi Papua Pegunungan dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?" tanya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kepada peserta rapat.

"Setuju," jawab para peserta rapat.

Dalam draf UU yang telah disahkan DPR, terdapat aturan soal pemerintahan daerah di tiga provinsi baru tersebut. Semuanya tertera dalam pasal 8 masing-masing UU.

Nantinya, peresmian Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Tengah akan dilakukan bersamaan dengan pelantikan penjabat gubernur masing-masing provinsi oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden. Peresmian dan pelantikan penjabat gubernur masing-masing provinsi itu paling lama dilakukan enam bulan sejak UU tersebut diundangkan.

Lalu siapa yang berhak menjadi pj gubernur selama gubernur dan wakil gubernur definitif belum terpilih lewat Pemilu Serentak?

"Sebelum gubernur dan wakil gubernur definitif sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dilantik, Presiden mengangkat penjabat gubernur dari pegawai negeri sipil yang menduduki jabatan pimpinan tinggi madya berdasarkan usul Menteri Dalam Negeri dengan masa jabatan paling lama 1 (satu) tahun," demikian tertulis dalam Pasal 9 ayat 2 yang terdapat di masing-masing undang-undang.

Simak Video 'Puan Tegaskan DPR Awasi Pelaksanaan 3 UU Provinsi Baru Papua':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT