ADVERTISEMENT

Nama Jalan Diubah Anies Bikin Beda Klaim Lurah Tanah Tinggi dan Warga

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 01 Jul 2022 07:51 WIB
Jalan Tanah Tinggi di Jakpus yang berganti nama menjadi Jalan A. Hamid Arief (Anggi/detikcom)
Foto: Jalan Tanah Tinggi di Jakpus yang berganti nama menjadi Jalan A. Hamid Arief (Anggi/detikcom)

Selain soal pelibatan warga, perubahan nama juga dianggap menimbulkan masalah baru, yaitu masalah administrasi. Sebab, dengan perubahan nama, warga harus memperbarui alamat yang tertera dalam KTP hingga sertifikat rumah.

"Yang kita alami masalah administrasi. Masalah perubahan jalan kita warga satu orang pun tidak pernah dilibatkan, jangankan warga, RT setempat pun tidak diberi tahu dan masang plang jalan itu diam-diam dan tengah malam," tegas Irzon.

"Masalah administrasi KTP dan KK, Sudin Dukcapil bisa jamin kita, biaya gratis, jemput bola. Namun bagaimana surat-surat kami yang lain, BPKB, sertifikat rumah, apakah semuanya gratis dan dijamin sama pemerintah," sambung Irzon.

Senada dengan Irzon, Ketua RT 10 Kelurahan Tanah Tinggi, Fajri, juga mengaku tidak diberi tahu perihal perubahan namai ini. Sosialisasi pun dirasa tidak ada.

"Jadi kami sama sekali tidak tahu, tiba-tiba ada pergantian nama. Memang sebelumnya pas bulan Ramadan ada rencana pergantian nama jalan dan nanti di infokan, ada musyawarah dengan warga. Tapi sampai kita tunggu-tunggu malah tidak ada," katanya.

Fajri menegaskan warganya tegas menolak perubahan nama jalan tersebut. Bahkan, menurutnya, pemasangan plang jalan juga dilakukan tanpa sepengetahuan warga Jalan Tanah Tinggi.

"Justru plang nama jalan baru dipasang malam hari tanpa sepengetahuan warga dan RT setempat. Kita tetap menolaknya," ujar Fajri.

Meski demikian, Lurah Tanah Tinggi menepis semua alasan tersebut.

Selengkapnya di halaman berikutnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT