ADVERTISEMENT

Akses ke SDN 01 Pamulang Timur Ditutup Ahli Waris, Ini Sebabnya

Khairul Maarif - detikNews
Kamis, 30 Jun 2022 12:34 WIB
Akses masuk ke SDN Pamulang Timur 1 Tangsel ditutup oleh ahli waris dan pemilik tanah atas nama Satiri. Akses ditutup dengan cara dibangunnya tanggul semen. (Khairul Maarif/detikcom)
Foto: Akses masuk ke SDN Pamulang Timur 1 Tangsel ditutup oleh ahli waris dan pemilik tanah atas nama Satiri. Akses ditutup dengan cara dibangunnya tanggul semen. (Khairul Maarif/detikcom)
Tangerang Selatan -

Akses masuk ke SDN Pamulang Timur 1 Tangerang Selatan (Tangsel) ditutup oleh ahli waris dan pemilik tanah atas nama Satiri. Akses ditutup dengan cara dibangunnya tanggul semen.

Juru bicara ahli waris, Sarpani, mengatakan penutupan ini dilakukan karena tanah milik Satiri yang berdiri SDN 1 Pamulang Timur ini tidak mendapatkan uang sewa atau pembelian sepeserpun. Padahal, sekolah tersebut sudah berdiri sejak 1982.

"Yang dipersoalkan saudara kami, orang tua kami, yakni Bapak Satiri adalah menuntut haknya yang terpakai oleh pemerintah alias SDN 01 Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang. Saya tanya, udah pernah diwakaf ke sekolah? Belum pernah. Kita mencari hak," kata Sarpani kepada wartawan, Kamis (30/6/2022).

Menurutnya, di dalam surat, luas tanah yang dimiliki Satiri seluas 700 meter persegi. Padahal luas yang sesungguhnya lebih dari 2.000 meter persegi.

"Ada pertanyaan, kok bisa begitu? Nah jawabannya adalah, tempo dulu bahwa kita taruh luas tanah di NJOP 700 meter supaya bayar pajaknya bisa lebih murah," tambahnya.

Dia mengatakan awal mula Satiri mengingat tanah miliknya ialah saat menjabat sebagai ketua RW. Satiri kembali mengingat setelah menandatangani tanahnya yang terkena gusuran tol Serpong-Cinere.

"Setelah menandatangani surat gusuran tol, ia membuka berkas- berkas lamanya, ternyata tanah seluas kurang lebih 700 meter yang ada bangunan sekolah ini milik beliau sehingga beliau menuntut haknya yang terpakai oleh pemerintah," ungkapnya.

Sarpani menjelaskan telah mendatangi sekolah maupun dinas terkait untuk melakukan diskusi serta menanyakan keabsahan surat yang dimiliki pihak sekolah tersebut. Namun, pihak sekolah tidak dapat menunjukkan suratnya yang sah.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Gegara Konflik, Akses Rumah Janda di Kudus Ditutup Tetangga':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT