ADVERTISEMENT

Dedi Mulyadi Jabarkan Besarnya Kontribusi Perhutanan buat Ekonomi

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Rabu, 29 Jun 2022 18:19 WIB
Dedi Mulyadi
Foto: Istimewa
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengomentari pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani soal minimnya kontribusi kehutanan dalam perekonomian. Dedi tak setuju pendapatan dari perhutanan hanya dari penjualan kayu.

"Kalau dilihat hanya dari penjualan kayu, maka kontribusi ke perekonomian nasional kecil hanya 0,66 persen dari produk domestik bruto. Padahal riil kontribusi di sektor lain, sangat besar. Itu harusnya dilihat," kata Dedi dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu (28/6/2022).

Menurut Dedi kontribusi sektor kehutanan tidak bisa hanya dilihat dari kaca mata penjualan kayu. Ia menyebut kehutanan memberikan efek besar atas sektor lain.

Dedi menjabarkan kehutanan memberikan kontribusi penting penyediaan sumber air baku untuk industri, untuk waduk yang menggerakkan listrik, industri, perikanan sampai ke sektor wisata. Pegunungan tanpa ada hutan, lanjut Dedi, tidak akan lahir sumber air baku untuk PDAM dan lainnya.

Jika semua itu dihitung secara ekonomi, tegasnya, maka nilainya akan sangat besar.

"Contohnya Gunung Wayang tanpa ada kehutanan maka tak akan ada waduk Cirata dan Waduk Jatiluhur. Dari Hutan Gunung Wayang itu mengalir membentuk sungai Citarum yang menjadi bahan baku waduk," papar Dedi.

Selanjutnya, kata Dedi, dari Waduk Jatiluhur menjadi pembangkit listrik tenaga air. Nilai pasokan listrik dari Jatiluhur untuk Jawa-Bali sangat besar nilainya. Termasuk juga, urai Dedi, air dari Waduk Jatiluhur menjadi bahan baku air sawah ke Karawang, Subang yang luas lahannya ribuan hektare. Nilai ekonomi dari itu sangat besar.

"Penyangga beras nasional sangat tergantung dari daerah itu. Kalau pasokan air dari irigasi tak benar, maka akan terganggu ke proses produksi lahan," sambung Dedi.

Dedi mengingatkan cara pandang atas kehutanan mesti diperluas. Sebab, ada nilai ekonomi besar ke bidang lain dari kehutanan. Jika kawasan hutan rusak atau hilang maka sektor lain akan terganggu atau lumpuh.

(ncm/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT