ADVERTISEMENT

Bejat! Pria di Cilegon Perkosa ABG 16 Tahun Sejak 2020

M Iqbal - detikNews
Rabu, 29 Jun 2022 17:20 WIB
poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Cilegon -

Polisi menangkap seorang pria berinisial MY (40) lantaran memperkosa gadis di bawah umur sejak 2020 di Cilegon, Banten. Pelaku dan korban berkenalan via media sosial Facebook.

MY ditangkap pada Selasa (28/6) setelah korban melaporkan perbuatan pelaku ke polisi. Pemerkosaan itu dilakukan di rumah pelaku setelah berkenalan via media sosial kemudian bertukar nomor telepon.

"Bahwa di bulan Desember 2020, telah terjadi dugaan tindak pidana persetubuhan dan/atau perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur hingga hari Jumat tanggal 13 Mei 2022 sekira jam 23.00 WIB," kata Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP M Nandar, Rabu (29/6/2022).

Nandar mengatakan korban awalnya berkenalan via media sosial. Setelah 2 bulan berkenalan, keduanya bertukar nomor telepon dan menjalin komunikasi.

"Kenalan sudah 2 bulan, kemudian saling tukar nomor HP, selanjutnya pada Juni 2020 pelaku menyuruh korban datang ke rumah pelaku, kemudian ngobrol sambil mencumbu korban. Pada saat itu korban tidak melakukan perlawanan. Korban merespons apa yang dilakukan pelaku MY, kemudian terjadilah hubungan intim antara B (16) dengan MY. Kejadian tersebut berada di rumah pelaku," katanya.

Hasil pemeriksaan, pelaku melakukan hubungan intim di rumahnya sebanyak tiga kali pada 2020. Kemudian hubungan suami istri itu berlanjut pada Mei 2022 sebanyak dua kali.

Perbuatan pelaku ini diketahui berawal dari ibu korban menanyakan hubungan korban dengan pelaku. Korban menceritakan bahwa dirinya dipaksa berhubungan suami istri oleh pelaku.

"Ibu korban awalnya menanyakan kepada putrinya tentang hubungan dengan MY sudah sejauh mana, dan korban menjawab kepada ibunya bahwa dirinya telah melakukan hubungan intim layaknya suami istri. Dari situ ibu korban sangat terkejut," ujarnya.

Mengetahui hal itu, ibu korban sempat melarang pelaku mendekati anaknya. Namun larangan itu tak diindahkan pelaku. Alhasil, ibu korban kemudian melaporkan pelaku ke polisi.

"Sempat melarang kepada pelaku MY untuk tidak mendekati putrinya, tapi pelaku tetap saja melakukan hubungan berpacaran dengan anak korban. Karena kesal dengan kejadian ini, ibu korban melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian," tuturnya.

(lir/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT