ADVERTISEMENT

Menang Praperadilan, PT Titan Minta Barang Sitaan Segera Dikembalikan

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 29 Jun 2022 16:08 WIB
Pengadilan Negeri Jaksel/Audrey Santoso
Pengadilan Negeri Jaksel (Audrey/detikcom)
Jakarta -

PT Titan Infra Energy (TIE) telah memenangkan gugatan praperadilan melawan Bareskrim Mabes Polri, sehingga penyitaan, penggeledahan, dan pemblokiran rekening bank yang dilakukan penegak hukum tersebut dinyatakan tidak sah. PT Titan berharap Polri mematuhi putusan itu.

"Tetapi kami sangat yakin bahwa Polri akan bertindak profesional menghormati dan menjalankan putusan praperadilan No. 38/Pid.Pra/2022/PN JKT.SEL," kata Dirut PT TIE, Darwan Siregar, kepada wartawan Rabu (29/6/2022).

Terkait barang-barang yang pernah disita, kata Darwan, pihaknya telah mengajukan surat permohonan untuk pengembalian barang-barang tersebut kepada Bareskrim Polri pada 27 Juni 2022.

"Namun hingga saat ini barang-barang yang disita belum dapat kami terima kembali dikarenakan berdasarkan hasil koordinasi dengan penyidik masih menunggu disposisi dari atasan," kata Darwan Siregar.

Oleh sebab itu, PT Titan berharap barang-barang yang disita dikembalikan.

"Kami harap barang-barang tersebut dapat segera kami peroleh kembali dikarenakan sangat diperlukan untuk kelancaran kegiatan operasional kami," imbuh Darwan Siregar.

Namun untuk pembukaan blokir rekening, kata Darwan, hal tersebut sudah dilakukan.

"Untuk rekening yang diblokir sudah dibuka kembali sesuai surat pemberitahuan dari Bank Mandiri tanggal 24 Mei 2022," ungkap Darwan Siregar.

Lebih jauh, Darwan menambahkan, kondisi perusahaan setelah putusan praperadilan yang memenangkan Titan ditanggapi sangat positif oleh seluruh pihak yang berkepentingan karena perusahaan dapat kembali memfokuskan kinerjanya untuk kepentingan operasional.

"Sedikit demi sedikit kami menutup ketertinggalan yang lalu.
Namun dikarenakan perusahaan telah menghadapi masalah ini sejak tahun 2021 lalu sehingga mengakibatkan ketertinggalan yang sangat jauh, tentu memerlukan waktu dan usaha yang lebih besar untuk dapat kembali pada kondisi normal," ujar Darwan Siregar.

"Seluruh karyawan, vendor, customer, dan pihak lainnya sangat bersemangat untuk memaksimalkan performa operasional," pungkas Darwan Siregar.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menanggapi soal praperadilan yang dimenangi oleh PT Titan Infra Energy di PN Jaksel terkait dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang. Bareskrim nantinya akan mengeluarkan sprindik baru atas kasus ini.

"Kalau namanya praperadilan itu kan bersifat formal, tergantung materiil. Jadi kita buat sprindik baru. Nggak masalah nanti kita ajukan sprindik baru," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, Rabu (29/6/2022).

Berikut amar putusan PN Jaksel itu:

1. Menyatakan tindakan Termohon (Dirpidsus Bareskrim) yang melakukan penyelidikan dan penyidikan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/0753 /XII/2021/SPKT/BARESKRIM.POLRI tanggal 16 Desember 2021 adalah tidak sah dengan segala akibat hukumnya.
2. Menyatakan penggeledahan pada tanggal 21 April 2022 adalah tidak sah.
3. Menyatakan penyitaan terhadap barang-barang dan/atau dokumen milik Pemohon dan milik anak-anak perusahaan Pemohon adalah tidak sah.
4. Memerintahkan Tergugat agar segera mengembalikan barang-barang dan/atau dokumen milik PT Titan dan milik anak-anak perusahaan PT Titan.

(asp/zap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT