ADVERTISEMENT

Ma'ruf: Kunjungan Jokowi ke Ukraina-Rusia Tanda RI Junjung Perdamaian

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 29 Jun 2022 14:42 WIB
Wapres Maruf Amin
Wapres Ma'ruf Amin (Foto: dok. Setwapres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah tiba di Kyiv, Ukraina. Wapres Ma'ruf Amin menegaskan kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia adalah untuk menjalankan misi perdamaian.

"Saya ingin menyampaikan hal-hal yang penting terkait dengan lawatan Bapak Presiden ke Ukraina dan Rusia. Pertama, kunjungan Presiden ke Ukraina dan Rusia adalah perjalanan penting dan bersejarah buat pemerintah Indonesia. Kita berdoa semoga perjalanan Presiden selamat dan sukses menjalankan misi perdamaian," ujar Ma'ruf Amin dalam keterangannya, Rabu (29/6/2022).

Ma'ruf mengatakan lawatan Jokowi ke Rusia dan Ukraina menjalankan prinsip UUD 1945. Dia berharap kunjungan Jokowi bisa membangun perdamaian di dua negara yang tengah berkonflik itu.

"Kedua, lawatan Presiden kali Ini juga menandakan bahwa prinsip Indonesia sebagai negara yang selalu menjunjung tinggi terciptanya perdamaian di dunia, sebagaimana misi yang diemban dalam Pembukaan UUD 1945, dan dilaksanakan secara konsisten oleh pemerintah Indonesia," jelasnya.

"Ketiga, sekali lagi, semoga lawatan Presiden membawa hasil untuk terciptanya perdamaian kedua negara, Ukraina dan Rusia, yang sedang berkonflik dan menjadi awal terciptanya pembangunan ekonomi dunia yang stabil di masa yang akan datang," lanjut Ma'ruf.

Diketahui, Presiden Jokowi dan Iriana Joko Widodo beserta rombongan telah tiba di Kyiv, Ukraina, pukul 08.50 waktu setempat. Jokowi dan Iriana akan berada di Ukraina untuk melakukan sejumlah kegiatan, diawali dengan mengunjungi puing-puing kompleks Apartemen Lipky di Kota Irpin. Jokowi da Iriana juga diagendakan berkunjung ke Pusat Ilmiah dan Bedah Endokrin, Transplantasi Organ dan Jaringan Endokrin Ukraina di Kota Kyiv.

Pada siang harinya, Jokowi akan ke Istana Maryinsky untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Sore harinya, Jokowi dan Ibu Iriana beserta rombongan terbatas akan kembali ke Stasiun Central Kyiv untuk kemudian bertolak menuju ke Stasiun Przemysl di Polandia dengan menggunakan kereta luar biasa.

(zap/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT