ADVERTISEMENT

1.643 Ternak di Banten Terjangkit PMK, Terbanyak di Kota Tangerang

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 29 Jun 2022 10:14 WIB
Syarat hewan kurban perlu diketahui jelang Idul Adha 2022. Sehubungan adanya wabah PMK, MUI pun mengeluarkan fatwa terkait pelaksanaan ibadah kurban terbaru.
Sapi ternak. (Charolin Pebrianti/detikcom)
Jakarta -

Data dari Dinas Pertanian Provinsi Banten menunjukkan ada 1.643 hewan ternak yang terjangkit oleh penyakit mulut dan kuku (PMK). Hewan ternak terjangkit PMK paling banyak penyebarannya ada di Tangerang Raya.

PMK pada ternak sapi jumlahnya mencapai 1.351 kasus, kerbau 233 kasus, kambing 14 kasus, dan domba 45 kasus. Di Kota Tangerang jumlah kasusnya paling tinggi mencapai 533 kasus, Kabupaten Tangerang 499 kasus, Lebak 301 kasus, Serang 167 kasus, Tangerang Selatan 114 kasus, dan Pandeglang 28 kasus.

Kepala Dinas Pertanian Agus M Tauchid mengatakan daerah yang nihil kasus PMK sejauh ini hanya di Kota Serang. Menurut Agus, pihaknya belum menerima laporan bahwa ada ternak yang terjangkit PMK selain daerah di atas.

"Yang pasti yang sakit akan disembuhkan, SOP benar-benar dalam 2 minggu sembuh dengan vaksin," kata Agus kepada wartawan di Serang, Rabu (29/6/2022).

Agus menyebut, untuk meminimalkan penyebaran PMK di Banten, pihaknya sudah melakukan vaksinasi. Termasuk rencana pencegahan dan pembatasan mobilisasi ternak terjangkit PMK dari luar daerah.

Sementara itu, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan ada 1.100 dosis vaksin yang telah diberikan ke hewan ternak pada 26-27 Juni kemarin. Penyebarannya dilakukan kedelapan kabupaten/kota di Banten.

Al Muktabar mengatakan jumlah masih kurang dan pihaknya meminta tambahan ke Kementerian Pertanian RI. Terlebih, dalam waktu menjelang Idul Adha.

"Kita sesuai kebutuhan akan pengajuan, kita ingin memberikan rasa aman dalam rangka hari Lebaran karena mobilisasi hewan ternak tinggi," ucapnya.

Untuk antisipasi penyebaran, Pemprov Banten serta TNI-Polri membentuk satgas daerah. Satgas ini berfungsi untuk membuat pembatasan mobilisasi hewan ternak terjangkit PMK dari luar daerah.

"Cek poin itu melihat fakta di lapangan, sehat tidak terdeteksi apa pun, maka lalu lintas berjalan, kalau terdeteksi dan seterusnya dengan indikator yang terukur maka ada karantina dan langkah teknis lainnya, pengobatan dan lainnya," pungkasnya.

Simak Video 'Sudah 304 Hewan Ternak Terjangkit Wabah PMK di Lebak, Dua Mati':

[Gambas:Video 20detik]



(bri/fas)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT