ADVERTISEMENT

Pj Gubernur Banten Akan Cek Surat Rekomendasi PPDB Walkot Serang ke SMAN 1

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 28 Jun 2022 21:30 WIB
Surat rekomendasi dari Walkot Serang Syafrudin terkait penerimaan peserta didik baru (PPDB) beredar di medsos. Hoax or not? (dok Istimewa)
Surat rekomendasi dari Walkot Serang Syafrudin terkait penerimaan peserta didik baru (PPDB) beredar di medsos. Hoax or not? (Foto: dok. Istimewa)
Serang -

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar akan mengecek kebenaran soal surat rekomendasi dari wali kota Serang untuk peserta PPDB ke SMAN 1. Dia mengatakan perlu memvalidasi kebenaran surat tersebut.

"Saya belum melihat secara teknis bendanya, saya perlu lihat, validasi beneran dari itu dan seterusnya," kata Muktabar ke wartawan di Serang, Selasa (28/6/2022).

Setelah melihat, dia baru bisa menentukan apakah surat rekomendasi itu menyalahi aturan atau tidak. Termasuk langkah ke depan mengenai proses PPDB SMA dan SMK Negeri se-Provinsi Banten.

"Kita lihat kenyataannya, mudah-mudahan semua ada solusi, kita ingin baik dan benar," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, surat rekomendasi ditandatangani Wali Kota Serang Syafrudin beredar di media sosial. Di surat itu tertulis Wali Kota meminta bantuan agar siswa yang tertera dalam surat bisa dibantu untuk masuk SMAN 1 Kota Serang dalam seleksi PPDB.

Surat tertanggal 20 Juni bertepatan dengan berlangsungnya penerimaan siswa. Syafrudin sudah memberikan keterangan dan mengakui surat tersebut. Surat rekomendasi itu katanya dibuat untuk membantu warga yang ingin sekolah.

"Orang namanya mau sekolah itu harus dibantu, namanya sekolah, bukan praktek itu mah bukan, namanya mau sekolah siapapun kalau bisa dibantu," kata Syafrudin.

Surat itu untuk warga seperti tukang ojek, tukang becak, dan warga tidak mampu. Ia membantah jika rekomendasi diberikan untuk titipan pejabat-pejabat di daerah.

"Untuk warga Kota Serang, iya warga biasa, ada tukang ojek, tukang becak, orang tidak mampu. Bukan pejabat, bukan," katanya.

(bri/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT